Depok Begaya: Tidak Mungkin Pradi-Afifah Main Klenik

Tokoh Grogol, Haji Acep siap dukung Pradi di Pilkada Depok (Istimewa)

LIMO—Ketua Umum Depok Begaya, H. Acep Azhari, menegaskan bahwa Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna-Afifah Alia (Pradi-Afifah), tidak mungkin bermain klenik di Pilkada 2020.

Bantahan H. Acep ini terkait yang dialami Etty Maryati Salim (istri Imam Budi Hartono) saat melakukan kampanye di RT5/RW5, Kelurahan Pangkalanjati Baru, Kecamatan Cinere, Senin 9 November 2020.

Etty saat itu melakukan kampanye di kediaman Ustazah Herawati. Namun saat menyebut nomor paslon wali kota dan wakil wali kota, Etty selalu menyebutkan nomor paslon lain.

Padahal Etty mengetahui betul bahwa Mohammad Idris bersama Imam Budi Hartono merupakan paslon nomor urut dua pada Pilkada Depok 2020.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/kisah-klenik-warnai-pilkada-kota-depok/

H. Acep ketika ditemui wartawan, Rabu 11 November 2020, di kawasan Limo, menilai, apa yang dialami istri dari Imam Budi Hartono itu karena demam panggung.

“Jadi itu bukan karena mistis, tapi karena ada faktor grogi atau yang disebut dengan demam panggung,” kata H. Acep.

“Jika ada yang menuding timnya Pradi sudah bermain mistis, karena ibu Etty beberapa kali menyebutkan paslon nomor 1 Pradi-Afifah, itu tidak mungkin. Di era digital saat ini masih ada yang bermain seperti itu? Lagi pula masyarakat Depok sudah cerdas,” katanya.

H. Acep menerangkan, ada 10 kriteria ketakutan yang dialami manusia selama hidup di dunia.

“Pertama yaitu rasa takut akan kematian, lalu yang kedua adalah rasa takut berbicara di depan umum,” ujarnya.

Perihal yang dialami Etty, dijabarkan H. Acep, orang yang takut bicara di depan umum itu ada dua kemungkinan, pertama karena memang dia tidak paham dengan apa yang akan dia bicarakan, kedua karena tidak adanya persiapan.

“Ya akhirnya seperti itu gagal fokus seperti demam panggung,” tandasnya.

(ale)