DBD Mengintai di Tengah Covid-19, Yeti Wulandari Fogging Lingkungan

Fogging yang dilakukan oleh perwakilan dari Yeti Wulandari.(DepokToday/Eru)

CIMANGGIS-Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, masyarakat Kota Depok kini dihantui dengan mulai bermunculannya penyakit yang tak kalah menakutkan, Demam Berdarah Dengue (DBD).

Menyikapi kekhawatiran masyarakat di lingkungannya, Wakil Ketua DPRD Kota Depok dari Partai Gerindra, Yeti Wulandari, berinisiatif melakukan penyemprotan nyamuk atau fogging untuk membasmi nyamuk aedes aegypti yang menjadi perantara penyakit DBD.

“Fogging ini dilakukan berdasarkan permintaan masyarakat yang ingin wilayahnya disemprot. Mereka khawatir dengan banyaknya nyamuk yang diduga menyebabkan penyakit DBD,” ungkap Yeti Wulandari kepada wartawan, Kamis (16/4/2020).

Kekhawatiran masyarakat ini, katanya lagi, bukan tanpa alasan. Pasalnya, sudah ada informasi atau laporan mengenai warga yang terserang DBD dan dirawat di rumah sakit.

“DBD kan menjadi penyakit yang rutin muncul tiap tahun. Bahkan menjadi epidemik karena banyaknya warga yang terserang. Tentunya kegiatan fogging ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan agar nyamuk aedes dewasa yang menularkan DBD mati,” ujarnya.

Selain melakukan fogging, Yeti juga mengajak masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Untuk mencegah DBD tentunya dengan rutin membersihkan dan menguras tempat penampung air agar tidak menjadi wadah untuk berkembangbiaknya nyamuk.

“Fogging dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasanya. Kalau telur dan jentik harus ada kesadaran masyarakat untuk melakukan aksi membersihkan lingkungan. Paling tidak dari rumah masing-masing,” katanya.

“Ayo sama-sama kita cegah munculnya penyakit, baik Covid-19 maupun DBD dengan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Jangan sampai ada lagi korban dari ganasnya dua penyakit ini,” pungkasnya.

(eru)