Daya Serap Listrik di Sektor Bisnis Bakal Turun Selama PPKM Darurat

Petugas melakukan penjagaan di sejumlah lokasi penyekatan PPKM Darurat (DepokToday.com)
Petugas melakukan penjagaan di sejumlah lokasi penyekatan PPKM Darurat (DepokToday.com)

DEPOK- Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril memprediksi, penerapan PPKM Darurat membuat daya serap pasokan listrik untuk sektor bisnis bakal turun signifikan, seiring dengan adanya pembatasan mal dan perkantoran non esensial.

Sementara untuk rumah tangga akan meningkat seiring dengan dengan diberlakukannya WFH begitupula dengan sektor industri yang kegiatannya mulai naik. Sehingga secara keseluruhan penurunan konsumsi listrik tidak akan sebesar tahun 2020.

“Kami tingkatkan keandalan listrik agar warga bisa WFH dengan nyaman dan lancar. Pasokan listrik ke industri kita tingkatkan keandalannya,” kata dia dikutip dari bumn.go.id pada Senin 12 Juli 2021.

Bob menegaskan, kebutuhan listrik sektor yang sangat esensial dan kritikal, seperti rumah sakit dan industri oksigen akan menjadi fokus utama PLN.

“Itu kami tingkatkan keandalannya lebih luar biasa lagi sehingga semua bisa berjalan baik,” katanya.

Terkait kelebihan pasokan listrik selama PPKM darurat, kata Bob, PLN mulai mengatur kembali, dispacht pembangkit, disesuaikan dengan beban yang ada.

Selanjutnya, manajemen PLN akan menyesuaikan pola operasi dalam menempatkan orang menghadapi situasi ini. Terakhir juga dengan melakukan efisiensi di beberapa sisi pengeluaran perusahaan.

“Jadi tentu saja kami akan merespons itu dengan efisiensi beberapa pengeluaran. Kami akan meningkatkan keandalan pelayanan untuk memastikan bahwa semua berjalan dengan baik,” katanya.

Strategi PLN Saat PPKM Darurat

PT PLN berkomitmen mengoptimalkan layanan untuk pelanggan rumah tangga guna menunjang produktivitas work from home (WFH), di tengah penerapan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, berkaca dari pengalaman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahun lalu, PLN akan lebih meningkatkan pelayanan untuk memastikan semua dapat mengikuti PPKM ini.

“Kita harus memastikan keandalan listrik untuk rumah tangga di mana masyarakat akan melakukan WFH. Kami memastikan digitalisasi berjalan untuk konsumen kami karena pergerakan mereka terbatas, sehingga kita harus menggunakan teknologi untuk tetap berhubungan,” katanya

Bob Saril berharap, aplikasi PLN Mobile yang diluncurkan pada tahun lalu dapat menjadi garda terdepan PLN dalam berkomunikasi dengan seluruh pelanggan, terutama sektor rumah tangga. Baca selengkapnya di sini: Berkaca PSBB, Aplikasi PLN Mobile Jadi Andalan Selama PPKM Darurat (rul/*)