Datangi Polres Depok, Ibu Muda Ini Nangis Kejer Dikeroyok Tetangga

Ibu muda korban dugaan penganiayaan saat ditenangi petugas Polres Metro Depok. (DepokToday.com)
Ibu muda korban dugaan penganiayaan saat ditenangi petugas Polres Metro Depok. (DepokToday.com)

DepokToday- Seorang ibu muda menangis histeris sambil menahan rasa sakit saat mendatangi Polres Metro Depok, Jumat 20 Agustus 2021. Pada polisi ia mengaku, menjadi korban penganiayaan tetangganya sendiri.

Nasib nahas itu dialami oleh Meilina Handayani (35 tahun), warga Kampung Stangkle, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Depok.

Baca Juga: Misteri Potongan Kaki di Situ Pengarengan Depok, Ini Sosoknya

Pantauan DepokToday.com melaporkan, awalnya korban terkulai lemas sambil menangis di depan gerbang utama penjagaan Polres Metro Depok. Sejumlah petugas dan tim kedokteran dan kesehatan (dokkes) sempat berusaha menenangkannya.

Namun, korban tetap menangis sambil memegang bagian dada. “Ya Allah, sakit ya Allah,” katanya sambil mengelus dada.

Korban dugaan penganiayaan (DepokToday.com)
Korban dugaan penganiayaan (DepokToday.com)

Baca Juga: Kisah Pilu Pekerja Proyek UIII Depok, Diancam Preman Hingga Trauma

Selang beberapa saat kemudian, petugas dan tim dokkes akhirnya berhasil menenangkan korban dan memboyongnya ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk memberikan keterangan.

Diusut Polres Depok

Menurut pengakuannya pada petugas, wanita yang diketahui bernama Meiliana itu menjadi korban dugaan penganiayaan oleh tetangganya sendiri.

“Dikeroyok sama tetangga, masalah anak,” kata tim dokkes Polres Metro Depok.

“Ibu jangan nangis terus, kalau nangis nanti tambah sesak,” kata petugas menenangkan wanita tersebut.

Dari keterangan sementara, korban dikeroyok dan mengeluhkan sakit pada bagian dada, wajah, serta lengan. Kasusnya kini dalam penyelidikan lebih lanjut. (rul/*)