Dapat Surat Tak Sedap dari PPK, Calon Ketua KPPS ini Berang

0
188
Suryadi.(Foto: Istimewa)

MEKARJAYA—Calon Ketua KPPS di TPS 66, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Suryadi, mengaku kesal dengan munculnya surat perihal pergantian calon anggota KPPS yang menyebutkan namanya.

Surat bernomor 019/PPK-SKJ/PILKADA/XI/2020 yang dikeluarkan PPK Sukmajaya tanggal 21 November 2020 itu, meminta agar Suryadi segera diganti.

Surat yang ditandatangani Heri Darmawan selaku Ketua PPK Sukmajaya ini menindaklanjuti informasi Panwascam bahwa Suryadi telah menghadiri acara deklarasi kampanye salah satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Depok.

Yang sangat disesalkan Suryadi, surat tersebut tidak langsung disampaikan langsung ke dirinya. Ia justru mengetahui surat bernada pemberhentian sepihak itu dari ketua RW setempat.

Suryadi yang juga ketua RT 09 mengungkapkan, surat itu menuding dirinya telah melanggar pakta integritas sebagai penyelenggara pilkada.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/kpu-rincikan-aturan-baru-nyoblos-di-pilkada-depok/

Menanggapi tudingan tersebut, Suryadi berang. Pak RT termuda di Kota Depok ini pun angkat bicara untuk meluruskan informasi yang sebenarnya.

Kepada DepokToday, Sabtu 21 November 2020 malam, Suryadi mengaku diundang dengan kapasitasnya sebagai ketua RT pada acara di rumah seorang anggota dewan.

“Saat saya hadir di rumah salah satu dewan, saya diundang sebagai ketua RT, karena dalam undangan tersebut ditujukan kepada ketua RT dan dalam surat undangan juga temanya sosialisasi pemilu sehingga saya hadir. Dan saat itu saya belum ditunjuk sebagai anggota KPPS oleh RW, karena saya menggantikan ketua KPPS sebelumnya yang berhenti karena sakit,” jelas Suryadi.

Selain itu, ketika ada giat sosialisasi selanjutnya di salah satu rumah warga RT 09, Suryadi juga hadir sebagai ketua RT untuk memberikan sambutan dalam acara tersebut.

“Wajar dong saya memberikan sambutan, kan saya ketua RT, saya juga menghormati tamu yang hadir di lingkungan saya dan saya tidak berkampanye saat itu padahal di tempat saya hadir juga Panwaslu Kelurahan,” tegas Suryadi.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua RW 016 Kelurahan Mekarjaya, Ferryzar, memastikan bahwa Suryadi tidak berafiliasi ke partai politik atau timses manapun.

“Saat menghadiri undangan pun bersama saya, karena ketua RW dan RT diundang acara sosialisasi tersebut di salah satu rumah anggota dewan,” papar Ferryzar.

Menurut Ferryzar, kalau memang melanggar aturan sebagai timses, silakan buktikan saja apakah Suryadi memiliki SK timses dan namanya apakah tercantum atau tidak dalam kepengurusan timses salah satu pasangan calon.

“Jadi, jangan hanya menunjukkan gambar saja, kalau dia hadir di nomor 1 pasti menunjukkan angka 1 dan kalau hadir di nomor 2 pasti menunjukkan angka 2, namanya juga undangan pasti seperti itu,” jelasnya.

Ferryzar berharap, PPS Mekarjaya bijak dalam menentukan keputusannya dengan datang baik-baik ke RW untuk menjelaskan permasalahannya.

“Jangan via WhatsApp, sehingga saya pun tak begitu mengerti apa yang dituduhkan kepada Ketua KPPS kami di lingkungan RW 16 Kelurahan Mekarjaya. Saya sudah jelaskan secara rinci kronologisnya ke PPS Kelurahan Mekarjaya,” tegasnya.

(tdr/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here