Cuaca Ekstrim, Polantas dan DLHK Depok “Razia” Pohon Tumbang

Polantas antisipasi pohon tumbang di wilayah Juanda (DepokToday.com)
Polantas antisipasi pohon tumbang di wilayah Juanda (DepokToday.com)

DepokToday- Cuaca ekstrim yang melanda Kota Depok akhir-akhir ini telah menyebabkan sejumlah pohon rawan tumbang dan tanah longsor. Kondisi ini dinilai berbahaya karena berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Terkait hal itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama DLHK akhirnya memangkas sejumlah pohon yang dianggap rawan tumbang, utamanya yang berada di sekitar jalan utama kota ini.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Fakta Menarik Si Pitung

Kanit Kamsel Satlantas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari mengungkapkan, selain rawan tumbang, sejumlah pohon ini terpaksa ditebang lantaran menutupi marka atau rambu-rambu lalu lintas.

Satlantas Polres Metro Depok (DepokToday.com)
Satlantas Polres Metro Depok (DepokToday.com)

Ada tiga lokasi yang jadi sasaran petugas. Di antaranya, Jalan Ir. H. Juanda arah Jalan Margonda, kemudian Jalan Ir. H. Juanda arah Jalan Raya Jakarta-Bogor dan terakhir di Jalan Ir H. Juanda arah Margonda.

“Ini merupakan langkah antisipasi kami bersama DLHK untuk mencegah adanya kasus kecelakaan yang disebabkan pohon tumbang. Selain itu, kita lihat juga banyak pohon yang menutupi rambu-rambu lalu lintas,” kata Elly.

Depok Rawan Pohon Tumbang

Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kota Depok pada Minggu, 31 Oktober 2021. Akibat peristiwa itu, sejumlah pohon tumbang dan merusak bangunan hingga menutup jalan.

Data yang dihimpun DepokToday.com menyebutkan, beberapa peristiwa pohon tumbang di antaranya terjadi di wilayah Bedahan, kemudian di Jalan Raya Sawangan dekat DTC, dan di kawasan Duren Seribu, Sawangan Depok.

Baca Juga: Tragis, Janda Depok Tewas Gantung Diri Akibat Utang Pinjol

Kejadian itu salah satunya dilaporkan oleh mantan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna.

“Terjebak pohon tumbang di wilayah Bedahan di Jalan Sainan, ada pohon nangka tumbang di jalan raya. Semoga bisa segera diatasi,” kata Pradi dalam video singkat dari dalam mobil. (rul/*)