COVID Depok Hari Ini Tembus 693 Kasus, 5 Meninggal

Data COVID di Kota Depok pada Minggu 20 Juni 2021. (DepokToday.com)
Data COVID di Kota Depok pada Minggu 20 Juni 2021. (DepokToday.com)

DEPOK- Penyebaran kasus COVID-19 di Kota Depok kian mengkhawatirkan. Tercatat, saat ini total jumlah kasus telah mencapai sebanyak 54.697 orang, dengan angka kematian 1.011 orang sampai dengan periode Minggu 20 Juni 2021.

Data tersebut dapat dilihat melalui unggahan situs resmi Pemerintah Kota Depok, hari ini. Adapun rinciannya yaitu, jumlah kasus terkonfirmasi 54.697 orang, pasien aktif 4.241 orang, sembuh 49.445 orang sedangkan meninggal 1.011 orang.

Angka itu menunjukan peningkatan dari jumlah kasus kemarin, dengan rincian kasus terkonfirmasi 54.004 orang, pasien aktif 3.645 orang, sembuh 49.393 orang dan meninggal 1.006 orang.

Jika dihitung dari data tersebut maka telah terjadi penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 693 orang, pasien aktif 596 orang, sembuh 52 orang dan meninggal 5 orang hanya dalam waktu satu hari terakhir.

COVID Menggila di Depok

Tingginya kasus COVID di kota ini membuat aparat gabungan melakukan razia di sejumlah tempat makan atau resto dan kafe yang disinyalir melanggar aturan waktu operasional serta protokol kesehatan.

Salah satunya juga dilaksanakan Polsek Sukmajaya, bersama Koramil Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya serta Kecamatan Cilodong pada Sabtu 19 Juni 2021.

Hasilnya, masih banyak restoran dan kafe yang melanggar aturan jam malam dan aturan larangan makan di tempat. Ditambah mereka juga menemukan pelanggaran protokol kesehatan pada sejumlah lokasi.

Kapolsek Sukmajaya AKP Syafri Wasdar mengatakan, operasi yustisi ini dilakukan sebagai tindak lanjut upaya meminimalisir penambahan kasus COVID-19 di Depok.

Hal itu dilakukan karena kasus yang semakin tinggi pada beberapa hari ini. “Kita tiga pilar melakukan operasi yustisi untuk menjalankan aturan yang ada saat ini,” sebut Syafri usai kegiatan yang dikutip pada Minggu 20 Juni 2021.

Baca Juga: Jual Miras dan Langgar Jam Malam, Kafe di Sukmajaya Disegel

Menurut dia, sejumlah kafe dan restoran yang masih ditemukan memberikan pelayanan makan di tempat, diminta meniadakannya untuk sementara. Aparat gabungan memberikan imbauan kepada pemilik resotoran untuk melakukan hal tersebut.

“Sasaran kami ke tempat makan dan ke kafe yang melayani makan di tempat kami imbau secara humanis untuk tidak melakukan makan di tempat,” ungkap dia. (rul/*)