COVID-19 di China Kembali Naik, Warga Diminta di Rumah Aja

Bendera China. (Foto: Istimewa)
Bendera China. (Foto: Istimewa)

DepokToday – Salah satu kota di China kembali melaporkan adanya peningkatan kasus COVID-19 pada pekan lalu. Dengan adanya kasus yang kembali naik ini, penduduk diimbau untuk tetap tinggal di dalam rumah.

Tidak hanya penduduk yang diminta untuk tetap berada di dalam rumah, sejumlah tempat umum juga ikut ditutup.

Peningkatan kasus COVID-19 di China ini terjadi setelah musim liburan berlangsung di China belum lama ini. Dilansir dari CNBC Indonesia,  kota yang mengalami peningkatan kasus itu ada di Provinsi Fujan, yaitu Xiamen.

Xiamen merupakan salah satu dari empat kota di provinsi Fujian dengan jumlah penduduk kurang lebih 5 juta orang. Kota ini merupakan hotspot baru virus corona di China yang telah melaporkan kasus COVID dalam beberapa hari terakhir.

Penduduk setempat diminta untuk tidak meninggalkan rumah jika tidak ada keperluan dan menutup taman, tempat-tempat hiburan hingga tempat olahraga, serta menghentikan kegiatan massal termasuk perjalanan liburan, pameran, dan pertunjukan.

Baca Juga: Terdakwa Hoaks Babi Ngepet Adam Ibrahim Dihadirkan di PN Depok

Pertimbangan pembatasan ini akan mengarah kepada lockdown total yang telah dimulai sejak hari pertama dari empat hari masa liburan Festival Pertengahan Musim Gugur. Biasanya, periode ini menjadi puncak musim perjalanan di seluruh China.

Adapun sejumlah pembatasan yang telah diterapkan di antaranya larangan mengunjungi kompleks perumahan Xiamen tanpa persetujuan, lalu lintas kendaraan yang tidak penting dilarang keluar masuk area perumahan. Selanjutnya dilarang makan di restoran dan kafe serta tempat lainnya.

Sebelumnya, pusat transportasi Xiamen juga telah melaporkan 92 kasus COVID-19 dalam seminggu terakhir. Itu merupakan setengah dari jumlah kasus di Putian, di mana infeksi pertama dilaporkan pada 10 September. (lala/*)