Cinta Ditolak, Pria Depok Nekat Bunuh dan Kubur Wanita Pujaan

Ilustrasi pembunuhan (Istimewa)

DepokToday – Karena cinta ditolak, pria asal Depok berinisial MA, nekat menganiaya hingga tewas teman wanitanya berinisial RSJ. Untuk menghilangkan barang bukti, tubuh korban bahkan dikubur tersangka di samping Jalan Tol Jati Karya, Bekasi beberapa waktu lalu.

Kasus ini terungkap setelah jasad korban berhasil ditemukan oleh warga yang tengah mencari rumput di lokasi, pada Rabu 11 Agustus 2021. Saksi yang menemukan jasad korban mengaku, meihat gundukan tanah yang di atasnya terlihat ada tangan.

Setelah digali, ternyata jasad itu merupakan seorang perempuan. Saksi langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian.

Polisi tidak butuh waktu lama untuk mengungkap kasus ini, sebab, kurang dari 24 jam pelaku MA berhasil diamankan di rumahnya yang ada di kawasan Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.

Polda Metro Jaya yang menangani kasus pria bunuh teman karena cinta ditolak ini mengatakan, korban merupakan trapis bekam yang bertempat tinggal di Jakarta Timur. Tersangka sendiri melancarkan aksi pembunuhan pada 6 Agustus lalu. Korban dan tersangka menerima order bekam dan bertemu di villa yang ada di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Ini Rekomendasi Dewan Guru Besar FISIP Soal Polemik Statuta UI

“Kita lakukan pendalaman dan saksi yang ada termasuk ada seorang temannya yang memang sering melakukan hubungan di media sosial,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Yusri Yunus pada rilisi yang disiarkan kanal Youtube Polda Metro Jaya, Kamis 12 Agustus.

Setelah sampai di villa, tersangka mengaku kurang enak badan dan meminta untuk dibekam. Keduanya kata Yusri merupakan rekan sesama terapis bekam.

“Merasa kurang sehat dan minta dibekam oleh korban, karena korban dan pelaku ini sama-sama bekerja sebagai trapis bekam,” papar dia.

Tersangka Ajak Nikah Korban

Setelah itu, tersangka menyampaikan isi hatinya, kalau dirinya memiliki niatan ingin menikah dengan korban. Namun, karena tersangka sudah memiliki istri ditambah korban juga berencana untuk menikah dalam waktu dekat, ajakan itu ditolak korban. Karena mengaku sudah punya pasangan dan akan menikah, membuat tersangka naik pitam dan menganiaya korban.

“Nah ini yang membuat si tersangka ini tidak terima kemudian disekitar jembatan tol jatisampurna si tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan tangan,” ucap dia.

Tersangka bahkan sempat mengajak untuk berhubungan badan pada saat bertemu terakhir kali dengan korban, tapi ditolak juga oleh korban.

“Pada saat terakhir sempat mengajak korban bersetubuh tp di tolak korban sehingga terjadi ribut di situ hingga terjadi penganiayaan dilakukan tersangka yang mengakibatkan matinya si korban,” ungkap dia. (lala/*)