Cinta Damai, Warga Depok Kompak Awasi Provokator

Warga pasang spanduk menolak aksi anarkis (Istimewa)

SUKMAJAYA– Seruan aksi damai menolak tindakan anarkis mulai bermunculan di sejumlah wilayah di Kota Depok. Sejumlah warga bahkan kompak membentangkan spanduk untuk mencegah aksi-aksi provokatif.

Kegelisahan warga bukan tanpa alasan. Mereka khawatir, kerusuhan yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu kembali terulang, dan berimbas ke Kota Depok.

“Di hampir seluruh wilayah Depok, masyarakat menyampaikan menolak kerusuhan dan anarkisme dan menginginkan kedamaian serta kenyamanan beraktifitas di Kota Depok,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah usai melakukan patroli wilayah pada Selasa 13 Oktober 2020

Warga membentangkan spanduk menolak aksi anarkis (Istimewa)

Pada Azis, warga mengaku prihatin dengan kondisi bangsa saat ini, lantaran mudah terprovokasi.

“Masyarakat yang saat ini sedang kesulitan akibat adanya wabah COVID berharap tidak ada lagi kesulitan-kesulitan lain yang menimpa mereka,” tuturnya

Lebih lanjut Azis mengatakan, jika kerusuhan terjadi di Depok maka ekonomi bisa terhenti, aktivitas serta kehidupan nyaman bertempat tinggal bisa terganggu.

“Maka banyak warga Depok yang meningkatkan kewaspadaannya agar daerahnya tidak dimasukin perusuh.”

Warga pasang spanduk menolak aksi anarkis (Istimewa)

Masyarakat juga berharap, aparat kepolisian dan aparat keamanan lainya mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung langkah-langkah aparat keamanan untuk mencegah perusuh masuk di Kota Depok. (rul/*)