Cegah Timbul Klaster Baru, Wali Kota Akan Swab Keliling Dua Minggu di PTM Terbatas

Wali Kota Depok, Mohammad Idris singgun data vaksinasi. (foto: CNBC)
Wali Kota Depok, Mohammad Idris singgun data vaksinasi. (foto: CNBC)

DepokToday – Selama dua pekan, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku akan keliling ke setiap sekolah-sekolah untuk memantau jalannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Selama itu pula, politikus PKS ini mengaku bakal melakukan tes swab acak kepada warga sekolah untuk mendeteksi dini penyebaran virus SARS-CoV-2 atau Virus Corona.

“Nantinya selama dua minggu, dua pekan akan datang, kami akan keliling lakukan swab test secara acak untuk memantau. Mudah-mudahan tidak ada apa-apa,” kata Idris usai memantau jalannya PTM Terbatas seperti dikutip laman resmi Pemkot Depok, Senin 4 Oktober 2021.

Idris mengatakan, dirinya tidak ingin kecolongan dengan timbulnya klaster baru dari pelaksanaan PTM Terbatas ini.

“Ini merupakan upaya dari Pemerintah Kota Depok dalam mencegah penyebaran COVID-19. Jangan sampai kecolongan dan timbul klaster baru dari pelaksanaan PTMT,” katanya.

Idris mengatakan, meski rata-rata para warga sekolah telah divaksin, namun testing untuk mendeteksi penyebaran virus tetap perlu dilakukan.

Baca Juga: PTMT Hari Pertama, Wakil Wali Kota Minta Murid Sakit Tak Usah Masuk

Lebih jauh Wali Kota Depok mengatakan, pada hari pertama pelaksnaan PTM Terbatas di Kota Depok, seluruh sekolah telah memenuhi persyaratan dan menerapkan protokol kesehatan/

“Penerapan prokes sudah cukup baik, namun ada beberapa fasilitas yang perlu dilengkapi. Terima kasih kepada para guru dan perangkat sekolah yang telah menyiapkan ini,” kata Idris.

Pelaksanaan PTM Terbatas di Kota Depok secara resmi sudah dimulai pada Senin 4 Oktober 2021. Rencananya, untuk dua bulan pertama dilakukan fase transisi yakni hingga tanggal 23 Desember 2021.

Setelahnya, akan dilakukan evaluasi untuk masuk ke fase berikutnya yaitu fase masa kebiasaan baru. (ade/*)