Cegah Teror di Tahun Baru, 1.065 Aparat Siaga di Depok

Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah, ketika mengecek personel keamanan. (Foto: Istimewa)

MARGONDA– Antisipasi ancaman teror jelang malam pergantian tahun, sebanyak 1.065 aparat gabungan disiagakan di Kota Depok, Jawa Barat. Ribuan personil ini nantinya bakal disebar ke sejumlah titik, khususnya di pusat-pusat keramaian di kota tersebut.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah mengatakan tidak semua pasukannya bersiaga di luar, nantia ada sekitar 200 personil bakal disiagakan di markas komando (Mako).

“Jangan sampai personil kita ditempatkan di luar namun lemah di dalam. Masih ada 200 orang yang standby di mako, kemudian di masing-masing polsek ada 15 orang,” katanya pada wartawan, Selasa 31 Desember 2019

Azis mengungkapkan, pada saat momen perayaan pergantian tahun, biasanya terjadi peningkatan kegiatan masyarakat, khususnya di sentra-sentra pusat perbelanjaan dan lapangan-lapangan besar.

“Nah biasanya pada perayaan itu bisa saja ada beberapa potensi kerawanan yang harus dipersiapkan atau diantisipasi oleh kepolisian,” ujarnya

Salah satu bentuk untuk mengeliminir terjadinya gangguan keamananan tersebut, polisi dan sejumlah instansi terkait pun gencar melakukan razia dengan sasaran senjata tajam, narkoba serta minuman keras dan bahan peledak.

“Ini razia kita lakukan sampai menjelang akhir tahun, sehingga pada saat pergantian tahun masyarakat bisa merayakan momen itu dengan rasa aman dan nyaman tanpa gangguan adanya pelanggaran tindak pidana.”

Lebih lanjut Azis mengatakan, dari razia yang berlangsung pada Senin malam, 30 Desember 2019, pihaknya sempat mengamankan sejumlah pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam.

“Iya tadi malam kita temukan ada beberapa masyarakat yang membawa sajam bukan untuk peruntukannya, yang berpotensi untuk melakukan tindak pidana. Untuk itu kita cegah dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,” tuturnya

Terkait hal itu, Azis pun mengimbau pada masyarakat agar tidak berlebihan dalam merayakan malam pergantian tahun. Ia menyarankan, sebaiknya momen itu diisi dengan renungan atau berdoa di rumah dan di tempat-tempat ibadah.

“Jika melakukan kegiatan di luar rumah atau di tempat yang telah ditentukan pemerintah tolong laksanakan dengan tertib, jaga etika, jaga sopan santun, jika melakukan konvoi jangan konvoi dengan jumlah yang besar karena dapat mengganggu kegiatan masyarakat yang lainnya,” ujarnya (rul/*)