Cara Tagih Harus Benar, Pemkot Latih 25 Debt Collector Khusus

Pelatihan juru tagih atau debt collektor. (Foto: istimewa)
Pelatihan juru tagih atau debt collektor. (Foto: istimewa)

DepokToday – Juru tagih hutang atau debt collector tidak hanya identik dengan hal negatif, keberadaan mereka dibutuhkan untuk menagih hutang. Untuk mendapat juru tagih yang handal, Pemkot Depok melakukan pelatihan kepada 25 juru tagih khusus koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Mohammad Fitriawan mengatakan, pelatihan juru penagih hutang di koperasi dilakukan meningkatkan kemampuan mereka dalam tugas di perkoperasian.

“Banyak pengurus yang belum memiliki kemampuan dalam berbagai bidang perkoperasian, termasuk cara menagih dan membukukan hasil tagihan. Maka dari itu, kami menggelar pelatihan, dan pendidikan ini,” kata Fitriawan mengutip situs resmi pemerintah Kota Depok pada Kamis 7 Oktober 2021.

Juru tagih atau debt collector kata dia, harus bisa melakukan penagihan angsuran dengan benar, memberikan pendampingan usaha kepada anggota. Serta menangani pinjaman dan pembiayaan yang bermasalah dengan bijak.

Baca Juga: Komcad Resmi Dilantik Presiden, Ini Tugas, Hak dan Perbedaan dengan Wamil

“Setelah pelatihan debt collector ini, para peserta akan dilakukan uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi dan Profesi Koperasi Jasa Keuangan (LSP KJK),” jelasnya.

Lebih lanjut, Fitriawan menyebutkan dalam pelatihan pihaknya menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) sebagai pemateri. Dilaksanakan selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Oktober 2021.

“Kegiatan dilakukan di Gedung Balatkop Kota Depok, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya. Tentu dengan menaati protokol kesehatan yang ketat,” sebut dia. (lala/*)