Cara Salat Idul Fitri Dalam Kondisi Stay at Home

MULAI hari ini, Kamis, 7 Mei 2020, Alhamdulillah DepokToday mendapat kesempatan untuk berbagi ilmu pengetahuan tentang Agama Islam.

Kami menghadirkan rubrik Konsultasi Agama Islam berupa sesi tanya jawab seputar Agama Islam dengan narasumber Drs. KH. Abdul Mujib.

Beliau adalah Pengasuh Pesantren As-Sa’adah, Cipayung, Kota Depok, yang juga Wakil Rois Syuriah PCNU Kota Depok.

Semoga konten kami ini dapat memberikan manfaat kepada para pembaca DepokToday. Yang tadinya belum paham, menjadi paham. InsyaAlloh.

PERTANYAAN: Bagaimana cara melakukan sholat idul Fitri di tengah kondisi stay at home?

JAWABAN:
1. Hukum salat Idul Fitri adalah sunnah, ada yang mengatakan fardlu kifayah, bahkan menurut Imam Abu Hanifah hukumnya wajib.
2. Waktu salat Idul Fitri dimulai sejak terbit matahari sampai dhuhur pada tanggal 1 Syawal, dan lebih yang utama dilaksanakan ketika matahari tinggi sepenggalah.
3. Salat Idul Fitri disyariatkan dengan berjemaah, tapi boleh dilaksanakan secara munfarid, hanya saja, kalau dilaksanakan dengan berjemaah, maka setelah pelaksanaan salat disambung khutbah dua kali, sedangkan kalau salat sendirian, maka tidak perlu khutbah.
4. Pada salat rakaat pertama setelah takbiratul ihram baca takbir 7 kali, dan pada rakaat kedua dimulai takbir 5 kali.
5. Rukun khutbah salat Idul Fitri sama dengan rukun khutbah Jum’at, hanya saja pada khutbah Idul Fitri pada khutbah pertama dimulai dengan takbir 9 kali, dan pada khutbah kedua dimulai dengan takbir 7 kali.

REFERENSI:
Attaqrirotus sadidah hal 342.

Bagi Anda yang ingin konsultasi dapat mengirimkan pertanyaan ke inbox Facebook Depok Today, kirim pesan via Instagram, atau ke email: depoktoday.mail@gmail.com. Identitas Anda bisa disebutkan dan jika tidak berkenan karena sesuatu hal, juga dapat kami samarkan. Terima kasih.

(red/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here