Butuh Pahlawan untuk Memberantas “Penjajahan” Ekososbud

0
96
H. Acep Azhari.(Foto: Istimewa)

LIMO—Depok Begaya memiliki pandangan tersendiri ketika memperingati Hari Pahlawan 10 November. Komunitas yang konsen pada bidang ekonomi dan pendidikan itu mengakui, sosok pahlawan masih tetap dibutuhkan sampai saat ini.

“Sampai sekarang, sosok pahlawan akan terus dibutuhkan sekali pun Indonesia sudah merdeka sejak tahun 1945,” ujar Ketua Umum Depok Begaya, H. Acep Azhari, kepada wartawan, Selasa 10 November 2020.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/haji-acep-sebut-pradi-harapan-baru-depok/

Dia mengungkapkan, sosok pahlawan masa kini bertugas untuk mengatasi “penjajahan” yang sedang dihadapi bangsa pada bidang ekonomi, sosial, dan budaya (Ekososbud).

Menurut H. Acep, dalam hal ekonomi bukan peralatan senjata dan peluru untuk menghadapi bentuk “penjajahan” tersebut. Tapi, lanjut dia, dengan cara membeli produk bangsa sendiri.

“Sekarang ini bukan angkat senjata lagi, tapi dalam bidang lain yang disesuaikan dengan keadaan zamannya. Bidang ekonomi misalnya, dengan membeli produk bangsa Indonesia maka dialah pahlawan untuk zaman ini,” katanya.

Pembelaan lainnya, H. Acep menekankan pada aspek kehidupan sosial dan budaya. Pembelaan sosial menurutnya bisa melepas seseorang dari lembah kemiskinan, pembunuhan, prostitusi hingga perilaku seks bebas.

“Untuk bidang budaya, pembelaan atas adat seni budaya adalah bentuk kekayaan yang Alloh sudah berikan kepada Indonesia. Marilah kita terus mengukir prestasi, karena prestasi inilah yang di tunggu oleh keluargamu, umatmu dan akheratmu,” tandas H. Acep.

(ale)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here