Bukan Cuma Prokes, Begini Cara Warga Cilangkap Tangkal COVID

Warga RT 01/17, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok renovasi lapangan. (DepokToday.com)
Warga RT 01/17, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok renovasi lapangan. (DepokToday.com)

DepokToday- Sejumlah warga di lingkungan RT 01/17, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, bergotong royong merenovasi sarana olahraga di wilayah tersebut. Hal ini merupakan upaya warga setempat untuk mencegah prilaku negatif pada anak-anak remaja.

Adapun sarana atau fasilitas olahraga tersebut adalah lapangan bulutangkis. Selain dapat menjadi daya tarik untuk membiasakan gaya hidup sehat, renovasi ini dilakukan karena lapangan ini bakal digunakan sebagai ajang turnamen badminton.

Meski terkesan sederhana, namun tampilan lapangan baru itu terbukti ampuh membuat warga di lingkungan Cilangkap, Kecamatan Tapos ini antusias untuk berolahraga.

Siasat Warga Cilangkap Hadapi COVID

Ketua Persatuan Bulutangkis Perintis RT 01/17, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Zaenudin mengatakan, sebagai pengurus lingkungan pihaknya ingin mengajak masyarakat memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan positif, salah satunya dengan melakukan perlombaan bulutangkis.

“Kami sepakat untuk merenovasi lapangan bulutangkis secara swadaya masyarakat,” katanya, Jumat 20 Agustus 2021.

Baca Juga: Idris Berkomitmen Akan Wujudkan Depok Zero Stunting

Menurut Zaenudin, keberadaan lapangan bulutangkis akan menambah gairah masyarakat untuk berolahraga.

Ia pun berharap, agar warga setempat memanfaatkan waktunya untuk berolahraga demai menjaga kesehatan, terlebih di tengah situasi pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

“Manfaatkan waktu 30 menit untuk menyehatkan tubuh dengan berolahraga. Tapi jangan lupa untuk menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Program COVID Pemkot untuk Anak Yatim

Wali Kota Depok Mohammad Idris luncurkan program Depok Sahabat Anak Indonesia sebagai perhatiannya kepada anak yatim dan piatu atau keduanya yang terjadi akibat dampak wabah COVID-19 di Depok.

Menurut Idris, sejak pandemi COVID-19 melanda di Kota Depok tak sedikit anak yang ditinggalkan kedua orang tuanya maupun salah satunya. Dampaknya mulai dirasakan sejak Oktober 2020. (rul/*)

Baca selengkapnya di sini: Wali Kota Depok Luncurkan Program Untuk Anak Yatim Piatu Karena COVID-19