Bos PT Sarimelati Ungkap Kondisi Keuangan Pizza Hut

0
535
Acara jumpa pers yang dihadiri oleh Steven Christopher Lee, Presiden Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk., Jeo Sasanto, Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk., perwakilan dari Pizza Hut Asia Pacific Franchise Pte. Ltd. sebagai pemilik brand Pizza Hut dan PT Sriboga Raturaya sebagai pemegang saham terbesar PT Sarimelati Kencana Tbk. (istimewa)

BEKASI– Sektor industri makanan dan minuman di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dan memiliki potensi pasar yang cukup besar. Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian hingga triwulan I 2019, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) industri makanan dan minuman mencapai 7 persen dan telah berkontribusi terhadap PDB sebesar 36 persen.

Diprediksi hingga akhir tahun 2019, industri makanan dan minuman masih dapat berkembang hingga 9 persen. Salah satu perusahaan yang mengalami trend positif itu adalah PT Sarimelati Kencana Tbk yang mengklaim sebagai pemegang waralaba pizza nomor satu di Indonesia.

Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk. Jeo Sasanto pun menilai, hal itu memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia serta membuka lapangan pekerjaan di sektor industri makanan dan minuman. Saat, kata Jeo, pihaknya telah memiliki lebih dari 15.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami meyakini Pizza Hut Indonesia akan terus bertumbuh dan dapat memberikan kontribusi besar bagi negara Indonesia. Kami akan terus menghadirkan berbagai inovasi dan terus konsisten memberikan yang terbaik bagi keluarga Indonesia,” katanya pada wartawan, Kamis 7 November 2019

Jeo menjelaskan, pada akhir Oktober 2019,  pihaknya telah mempublikasikan laporan keuangan untuk periode September 2019. Pada periode tersebut, tercatat penjualan bersih sebesar Rp 2,9 triliun atau naik 14,2 persen dari penjualan di periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Tumbuhnya penjualan kami juga diikuti dengan tumbuhnya laba bersih menjadi Rp149 miliar atau setara dengan pertumbuhan sebesar 47 persen dibanding tahun lalu,” ujarnya

Sementara itu, Presiden Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk. Steven Christopher Lee mengatakan, bukti lain dari meningkatnya penjualan itu ialah dengan hadirnya outlet ke-500 Pizza Hut Restaurant di Golden City, Bekasi Utara. Hadirnya outlet ini juga menandakan keberlanjutan bisnis Pizza Hut Indonesia yang mampu bertahan hingga 35 tahun di tengah persaingan yang semakin kompetitif

“Dengan menghadirkan outlet ke-500 ini merupakan upaya kami untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat yang ingin merasakan Pizza favorit nomor satu di Indonesia,” ujarnya

Steven mengakui, alasan mengapa outlet ke-500 dibuka di Golden City, Bekasi  lantaran potensi pasar yang sangat besar untuk terus melakukan ekspansi di kota tersebut. Berdasarkan data BPS tahun 2018, Kota Bekasi memiliki jumlah penduduk sebanyak 2.409.083. Bekasi Utara menempati urutan pertama dengan jumlah penduduk terbanyak di Kota Bekasi, yaitu 318.550 penduduk. D

Disusul oleh Bekasi Selatan sebanyak 268.754, lalu ketiga ditempati oleh Bekasi Timur sebanyak 241.209 penduduk. Selain itu, berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bekasi tahun 2013-2018, rata-rata nilai Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) di Kota Bekasi menembus 5,82 persen dari tahun 2013 sampai 2016.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada seluruh loyal customer kami yang tetap setia memilih Pizza Hut Indonesia sebagai pilihan utama keluarga di Indonesia.” (rul/*)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here