BOR Rumah Sakit Dibawah 50 Persen, COVID-19 Depok Mulai Membaik

lustrasi Obat COVID-19. Foto: Sentrarak
lustrasi Obat COVID-19. Foto: Sentrarak

DepokToday – Kasus COVID-19 di Kota Depok perlahan mulai melandai. Trennya sudah menuju ke arah yang lebih baik. Hal ini terlihat dari angka kasus aktif, Bed Occupancy Rate atau BOR pada rumah sakit, serta positivity rate yang terus mengalami penurunan.

Berdasar pengamatan DepokToday dari laman Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Provinsi Jawa Barat yakni pikobar.jabarprov.go.id, BOR di Kota Depok sudah diangka 46,04 persen per tanggal 10 Agustus 2021.

Jika dilihat dari rincian seluruh rumah sakit yang menangani COVID-19 di Kota Depok, BOR paling tinggi hanya di angka 80,33 persen yakni Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)

Pada RSUI tempat tidur yang terpakai sebanyak 98 bed dari total 122 bed yang tersedia.

Penurunan ini diamini juga oleh, Juru Bicara Satuan Tugas Penangan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana. Ia mengatakan, pada minggu ini BOR di Kota Depok sudah berada dibawah 50 persen.

Baca Juga: [Update] BOR Rumah Sakit di Kota Depok, Selasa 10 Agustus 2021, Tersedia 661 Bed

“Untuk BOR ICU 77,54 persen sementara BOR Isolasi 42,04 persen,” kata Dadang, Selasa 10 Agustus 2021.

Juru bicara GTPPC Kota Depok Dadang Wihana saat melakukan pemantauan pos penyekatan di Jalan Raya Bogor, Selasa 25 Mei 2021. Dadang menyampaikan pasien klaster pertemuan sudah sembuh, (Depoktoday)
Juru bicara GTPPC Kota Depok Dadang Wihana saat melakukan pemantauan pos penyekatan di Jalan Raya Bogor, Selasa 25 Mei 2021. Dadang menyampaikan pasien klaster pertemuan sudah sembuh, (Depoktoday)

Menurut catatan DepokToday, penurunan BOR pada rumah sakit ini mulai terjadi sejak 20 Juli 2021. Secara konsisten, presentase BOR pada 22 rumah sakit yang menangani COVID-19 di Kota Depok mengalami penurunan.

Selain disumbang angka kesembuhan yang tinggi, penurunan BOR juga disebabkan penambahan jumlah bed yang terus meningkat dari sebelumnya hanya 1100 an bed, kini telah mencapai 1225 bed.

Sementara itu, lanjut Dadang, untuk positivity rate juga mengalami penurunan yang signifikan, dari 30,06 persen pada minggu lalu, minggu ini sudah berada di angka 25,12 persen.

“Tren mengalami perbaikan,” kata Dadang.

Sementara itu untuk kasus aktif di Kota Depok per tanggal 9 Agustus 2021 berada di angkat 7.403 kasus atau turun sebanyak 5.542 kasus dari puncak gelombang pada 15 Juli 2021 yang mencapai 12.945 kasus. (ade/*)