BKD Depok Atasi Masalah Pelaporan Aset dan Keuangan dengan Aplikasi Khusus Ini

Gedung Pemkot Depok (DepokToday.com)
Gedung Pemkot Depok (DepokToday.com)

DepokToday – Terkendala sejumlah kekurangan dalam pendataan, Badan Keuangan Daerah  atau BKD Kota Depok memastikan mengganti penggunaan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) dalam pelaporan aset dan keuangan menjadi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) E-BMD.

Pelaksana Tugas (Plt) BKD Kota Depok Nina Suzana menerangkan, dalam pelaksanaan penatausahaan barang milik daerah, masih terdapat beberapa kendala. Khususnya dalam penyusunan laporan keuangan terkait penghitungan aset dan penyusutannya.

“Sekarang kami masih menggunakan aplikasi SIPKD. Mulai tahun depan, laporan aset dan keuangan beralih ke E-BMD,” terang Nina dikutip dari beritadepok.go.id pada Selasa 23 November 2021.

Baca Juga: Mabes Polri Bidik Mafia Tanah, Pemkot Depok Jangan Cuci Tangan  

“Masih ditemukan kondisi dan jumlah fisik barang yang tidak sesuai dengan pencatatan aset dan neraca aset dan kendala lainnya. Dengan peralihan aplikasi dari Menteri Dalam Negeri ini kami berharap penatausahaan aset jadi lebih baik dan akurat,” sambung dia.

Baca Juga: Ini 5 Mitos Tentang Sarapan yang Masih Banyak Dipercaya

Adanya perubahan ini dirapkan BKD Depok dapat mempermudah dalam penyusunan laporan keuangan Kota Depok dan permudah penyajian data saat audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Kami yakin aplikasi ini dapat dipergunakan dan berjalan dengan baik, dalam rangka penatausahaan barang milik daerah di Kota Depok dan pemerintah daerah lainnya,” jelas dia. (lala/*)