Pastikan Aman, PLN Terus Lakukan Monitoring dan Evaluasi pada Program Uji Coba Kompor Listrik

- Selasa, 27 September 2022 | 00:27 WIB
Ilustrasi uji coba kompor listrik oleh PLN (Dok. PLN)
Ilustrasi uji coba kompor listrik oleh PLN (Dok. PLN)

DepokToday.com - PT PLN (Persero) pastikan uji coba penggunaan kompor listrik di masyarakat dapat berjalan maksimal. Pendampingan dan evaluasi dilakukan selama proses tersebut.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, program uji coba telah dilaksanakan kepada 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)  di Solo, Jawa Timur dan 1.000 KPM di Denpasar, Bali.

"Kami terus memberikan pendampingan kepada masyarakat penerima manfaat, sampai benar-benar dapat mengoperasikan penggunaannya secara mandiri dan beralih sepenuhnya ke kompor listrik,” kata Darmawan melalui keterangan persnya, Senin 26 September 2022.

Baca Juga: H. Munir Kembali Menjabat Ketua LPM Pondok Cina

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Darmawan mengatakan, PT PLN (Persero) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif pada Kamis 23 September 2022 lalu.

“Arahan pemerintah sangat jelas dan PLN menindaklanjuti dengan berbagai perbaikan pada program uji coba di dua kota tersebut," kata Darmawan.

Masyarakat penerima program peralihan kompor listrik adalah pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA. Tidak ada perubahan daya listrik pelanggan. PLN menyediakan jalur kabel listrik khusus untuk memasak dengan daya yang cukup untuk kompor listrik. Jalur kabel ini terpisah dari intalasi listrik yang sudah ada dan tarif yang dikenakan juga tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Disaksikan Polisi, Tajudin DPRD Depok Lega Kasusnya dengan Sopir Truk Berakhir Damai

“Meskipun disediakan jalur kabel khusus memasak oleh PLN, daya listrik KPM tidak mengalami perubahan. Yang 450 VA tetap 450 VA, yang 900 VA juga tetap 900 VA. Kami juga memastikan, tidak ada pengalihan daya 450 VA ke 900 VA sebagaimana yang sempat beredar di masyarakat," ujar Darmawan.

Monitoring dan evaluasi terus dilakukan. Kendala-kendala teknis yang dialami KPM dalam menggunakan peralatan memasak seperti panci dan wajan menjadi masukan untuk dilakukan perbaikan. Namun secara keseluruhan program ini menunjukkan progres yang positif. Konsumsi kWh dari penggunaan kompor listrik semakin besar dan KPM mulai merasakan biaya memasak menggunakan kompor listrik lebih murah dari pada LPG 3 kg.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Depok Keren Meningkatan Perekonomian di Kelurahan Serua

Minggu, 20 November 2022 | 20:35 WIB
X