Kemenhub Putuskan Tarif Ojol Naik, Ini Rinciannya

- Rabu, 7 September 2022 | 13:16 WIB
Ilustrasi driver ojol dan tarif ojol pasca BBM naik (Foto: Istimewa)
Ilustrasi driver ojol dan tarif ojol pasca BBM naik (Foto: Istimewa)

DepokToday.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub), akhirnya menyesuaikan tarif ojol alias ojek online, pasca naiknya harga BBM beberapa hari lalu.

Dilansir dari suara.com jaringan DepokToday.com, Direktur Jenderal Perhubungab Darat, Hendro Sugiatno mengungkapkan, bahwa sesuai dengan aturan keputusan Menteri Perhubungan Nomor 458 Tahun 2020, tarif ojol dibagi berdasarkan tiga zona.

Adapun zona I meliputi daerah Jawa, Sumatera, dan Bali tarif ojol batas bawah naik dari Rp1.850/km menjadi Rp2.000 KM. Sedangkan, tari batas atasnya naik dari Rp2.300/km menjadi Rp2.500/km.

Baca Juga: Anggota DPR Ngegas Bongkar Ulah Pendeta Cabul, Begini Modusnya

“Untuk zona 2 meliputi wilayah Jabodetabek yaitu tarif batas bawahnya Rp2.250/km naik menjadi Rp2.550/km,” katanya dikutip pada Rabu, 7 September 2022.

Kemudian, untuk batas atas dari Rp2.650/km naik menjadi Rp2.800/km. “Ada kenaikan batas bawah 13 persen dan batas atas 6 persen,” ujarnya.

Baca Juga: Wawalkot Klaim Depok dan Jeonju Korsel Bakal Jadi Kota Kembar, Warganet: Mari Tertawa Bersama

Selanjutnya, kata Hendro, untuk zona 3 yang meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Papua, tarif batas bawahnya naik dari Rp2.100/km menjadi Rp2.300/km atau naik 9,5 persen.

Sedangkan, untuk batas atas naik dari Rp2.600/km menjadi Rp2.750/km atau naik 5,7 persen. Dan untuk biaya jasa minimal disesuaikan berdasarkan jarak 4 km pertama.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Depok Keren Meningkatan Perekonomian di Kelurahan Serua

Minggu, 20 November 2022 | 20:35 WIB
X