PT PLN (Persero) Ingatkan Pehobi Layang-layang Tidak Main Dekat Jaringan Listrik

- Senin, 25 Juli 2022 | 21:41 WIB
Ilustrasi layang-layang tersangkut di SUTET (Dok. PLN)
Ilustrasi layang-layang tersangkut di SUTET (Dok. PLN)

DepokToday.com - PT PLN (Persero) beri peringatan keras pada masyarakat yang hobi bermain layang-layang, agar tidak menerbangkannya dekat jaringan listrik karena beresiko tinggi.

General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat, Erwin Ansori mengatakan, akhir-akhir ini kian marak masyarakat yang meluangkan waktunya untuk bermain layang-layang. Dikhawatirkan dapat mengganggu aliran listrik jika dilakukan ditempat yang terlarang.

"Diharapkan bermain layangan dilakukan di lapangan terbuka, jauh dari jaringan listrik karena disamping dapat mengganggu pasokan listrik juga berpotensi besar membahayakan," kata Erwin melalui keterangan persnya, Senin 25 Juli 2022.

Baca Juga: Eks Ketua KPUD Depok Belum Ditahan Meski Berstatus Tersangka Korupsi, Jaksa: Dia Kooperatif

Erwin mengatakan, benang layang-layang dari kawat atau benang basah dapat menjadi penghantar listrik, "Berisiko tinggi jika layang-layang sampai tersangkut di menara listrik atau jalur transmisi PLN," kata Erwin.

Erwin mengatakan, larangan bermain layang-layang dekat jaringan listrik itu tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2021 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tengangan Ekstra Tinggi (SUTET).

"Dalam aturan tersebut tertulis larangan membangun bangunan dan menanam tanaman yang memasuki ruang bebas minimum serta bermain layang-layang, balon udara, drone, dan atau sejenisnya di sekitar jaringan transmisi tenaga listrik," kata Erwin.

Baca Juga: Eks Ketua KPUD Depok Titik Nurhayati Ternyata Berstatus Tersangka Korupsi, Begini Modusnya

Erwin juga memberikan arahan langsung kepada petugas PLN untuk mewaspadai musim bermain layang-layang. Mengingat hal ini dapat menjadi ancaman bagi kelancaran pasokan listrik kepada pelanggan.

Upaya-upaya PLN dalam mensosialisasi bahaya layang-layang kepada para warga sekitar SUTT dan mengampanyekan risiko bahaya layang-layang melalui media sosial pun telah dilakukan.

"Kami harapkan kerja sama dari semua pihak untuk menjaga keamanan instalasi jaringan listrik khususnya di jalur transmisi dengan tidak bermain layang-layang di dekat tiang listrik PLN sehingga pasokan listrik kepada pelanggan tetap aman," katanya.

Baca Juga: Politikus PKS Dorong Perda Ketenagakerjaan di Kota Depok, Ini Targetnya

Menurut dia, bermain layang-layang sudah menjadi bagian dari tradisi atau budaya di hampir seluruh daerah di Indonesia, namun sebaiknya dilaksanakan di area yang jauh dari jaringan instalasi listrik. "Bijak lah dalam bermain layang-layang dengan memilih area terbuka yang aman," kata Erwin.

Ia mengimbau agar masyarakat hanya bermain layang-layang di tanah lapang. Selain itu jangan meletakkan layang-layang di luar ruangan saat malam hari karena jika layang-layang terbang terbawa angin maka dapat tersangkut di jaringan listrik yang bisa menyebabkan listrik padam.

"Sekali lagi kami tidak melarang masyarakat bermain layang-layang hanya saja kami mohon jangan bermain di dekat jaringan listrik," tutup Erwin. ***

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X