Jokowi Ancam Tutup Keran Ekspor Bahan Mentah, Alasannya Begini

- Kamis, 20 Januari 2022 | 17:35 WIB
Presiden Jokowi  (Foto: Istimewa)
Presiden Jokowi (Foto: Istimewa)

DepokToday.com - Ancaman diberikan Presiden Jokowi untuk menutup keran ekspor sumber daya alam Indonesia yang masih berbentuk bahan mentah. Rencana untuk menutup keran ekspor itu dilakukan presiden demi melakukan reformasi industri hilirisasi ekspor barang tambang

Selain menutup keran ekspor sumber daya alam Indonesia yang masih berbentuk bahan mentah, Jokowi juga melakukan sejumlah upaya lainnya untuk melaksanakan reformasi pembangunan berbagai kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus yang akan terus ditambah jumlahnya, demi meningkatkan nilai tambah bagi ekonomi nasional.

"Hilirisasi mineral dan ekspor barang-barang olahan hasil tambang akan terus kita tingkatkan dan bolak-balik saya sampaikan setelah nikel akan kita stop bauksit akan kita stop, tembaga akan kita stop untuk tidak di ekspor, timah akan kita stop, emas akan kita stop untuk tidak diekspor dalam bentuk raw material atau bahan mentah," kata Jokowi dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK), dikutip dari Suara.com pada Kamis 20 Januari 2022.

Baca Juga: Mahasiswi UI Tewas Dihantam KRL, Saksi Ungkap Kejanggalan yang Bikin Merinding

Tak hanya itu kata Jokowi Pemerintah juga akan melakukan reformasi pembangunan berbagai kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus yang akan terus ditambah jumlahnya, demi meningkatkan nilai tambah bagi ekonomi nasional.

Presiden Jokowi (Foto: Istimewa)

"Kita tingkatkan dan diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru, meningkatkan ekspor manufaktur dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian kita," katanya.

Selain itu, kebijakan reformasi struktural juga akan terus dilanjutkan dengan berfokus pada pembangunan ekonomi berbasis enviromental sosial dan governance serta terus mendorong transformasi teknologi dan digitalisasi dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun mengungkapkan bahwa target tersebut sangatlah krusial dan perlu untuk kerja keras untuk mencapainya.

Halaman:

Editor: Nur Komalasari

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar Sukatani dan Tugu Kota Depok Dapat Label SNI

Kamis, 28 April 2022 | 21:40 WIB

Tarif PPN Jadi 11%, Berlaku Mulai 1 April 2022

Kamis, 24 Maret 2022 | 09:52 WIB

Provinsi Jawa Barat Jadi Ikon Inacraft 2022

Selasa, 22 Maret 2022 | 14:57 WIB
X