PPKM Darurat, Mendag Lutfi Jamin Stok dan Harga Pangan Stabil

- Senin, 12 Juli 2021 | 20:10 WIB
Mendag RI. Muhammad Lutfi (Istimewa)
Mendag RI. Muhammad Lutfi (Istimewa)

DEPOK- Menteri Perdagangan atau Mendag RI, Muhammad Lutfi menjamin stok dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok (bapok) bagi masyarakat, terutama pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Terkait hal itu, ia pun mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir, karena selain stok aman, harga bapok stabil dan terjangkau.

“Pemerintah menjamin stok dan stabilitas harga bapok selama kebijakan PPKM Darurat,” katanya dikutip dari kemendag.go.id pada Senin 12 Juli 2021.

Ia menjelaskan, bapok merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang wajib dipenuhi kecukupannya.

Saat ini, Kemendag bersama kementerian dan lembaga, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha terus memantau dan memastikan bapok tetap tersedia dengan harga terjangkau oleh masyarakat.

Mendag Lutfi menyebut, hasil pantauan Kemendag melalui koordinasi dengan BUMN dan pelaku usaha menunjukkan ketersediaan bapok masih aman dan mencukupi.

Dirinya menyebut, stok beras di Perum Bulog saat ini sekitar 1,39 juta ton. Jumlah ini masih dalam kisaran aman yaitu 1 juta-1,5 juta ton.

Sementara stok beras di Pasar Induk Besar Cipinang (PIBC) sekitar 41 ribu ton. Jumlah tersebut di atas stok normal yaitu 30 ribu ton.

Peringatan Menteri Lutfi


Atas dasar itulah, Mendag Lutfi memperingatkan semua pihak, terutama pelaku usaha agar tidak berspekulasi memanfaatkan situasi darurat ini dengan menaikkan harga dan mengambil untung sebesar-besarnya.

“Kami bersama Polri akan menindak sangat tegas siapa pun yang mencoba berspekulasi menaikkan harga bapok. Mereka yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi akan berhadapan dengan hukum,” katanya.

Mendag Lutfi pun meminta para pelaku usaha untuk ikut mendukung PPKM Darurat secara penuh, mengikuti jam buka dan tutup usaha sesuai aturan, melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, serta memiliki empati yang tinggi untuk saling menolong dan bergotong royong melewati masa pandemi ini.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Oke Nurwan menyatakan, stok sejumlah barang kebutuhan pokok juga terpantau aman hingga 2-3 bulan ke depan dengan harga stabil. Stok gula sekitar 445 ribu ton, minyak goreng 629 ribu ton, dan kedelai 610 ribu ton.

“Stok bapok aman hingga 2-3 bulan ke depan. Kecukupan stok bapok juga terlihat dari tingkat stabilitas harga di masyarakat.”

Catatan Mendag Lutfi


Berdasarkan pantauan Kemendag dan pemerintah daerah seluruh Indonesia harga komoditas bapok terpantau stabil dibandingkan sebulan lalu. Pantauan dilakukan pada 216 pasar rakyat di 90 kabupaten/kota.

Berdasarkan pantauan, harga beras medium rata-rata nasional tercatat Rp10.500/kg, gula pasir (Rp13.000/kg), dan tepung terigu (Rp10.200/Kg).

Selain itu, beberapa komoditas bapok bahkan mengalami penurunan harga, seperti beras premium turun 0,81 persen menjadi Rp12.300/kg.

Kemudian, minyak goreng curah turun 0,75 persen menjadi Rp13.200/liter, daging sapi turun 0,08 persen menjadi Rp126.000/kg, daging ayam ras turun 0,83 persen menjadi Rp35.700/kg.

Baca Juga: Uu Ruzhanul Ancam Penjual yang Permainkan Harga Obat, Galak Banget!

Selanjutnya, telur ayam ras turun 1,90 persen menjadi Rp25.800/kg, bawang merah turun 1,95 persen menjadi Rp31.300/kg, dan bawang putih turun 1,03 persen menjadi Rp28.700/kg (rul/*)

 

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

Erick Thohir Tegaskan UMKM Jadi Prioritas BUMN

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:05 WIB
X