Bisnis Tanaman Hias Disaat Pandemi COVID-19

0
77
Bisnis tanaman hias.(Foto: Muhamad Azhar Assidiqi Nur Sarip)

DEPOK—Pandemi COVID-19 belum hilang sepenuhnya, namun roda perekonomian harus tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan kehidupan.

Ini tentu menjadi kekhawatiran banyak orang karena putus dari pekerjaannya atau aktifitas lainnya.

Namun ada salah satu bisnis yang sebelumnya tak begitu diperhatikan bahkan tak begitu menguntungkan dalam pandangan banyak orang, tapi sekarang sedang meroket atau viral di tengah pandemi ini.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/budidaya-ikan-hias-perkuat-ekonomi-warga-depok/

Bisnis tanaman hias kini sedang mewabah menjadi bisnis sangat tren saat ini. Tak dipungkiri banyaknya jenis tanaman hias yang harganya kini melabung tinggi dari sekian banyaknya jenis tanaman hias diantaranya Aglaonema

Aglaonema atau sri rejeki atau chinnes evergreen adalah jenis tanaman hias dari suku talas-talasan, habitat aslinya diarea hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi.

Kini berbagai macam Aglaonema telah dikembangkan dengan penampilan tanaman yang sangat menarik dengan bermacam-macam warna, bentuk dan ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies aslinya.

Salah satu pembudidaya Aglaonema, Anwar Firdaus, mengaku terjun ke bisnis tanaman hias saat ini karena adanya peluang yang sangat menguntungkan dan cukup mudah dalam perwatannya serta banyak peminatnya.

Sebelum menjadi pembudidaya Aglaonema, Anwar adalah mantan karyawan salah satu pegawai outsourcing yang terkena dampak pandemi COVID-19 pengurangan karyawan.

Dengan menyisihkan sebagian dari tabungan hasil bekerjanya dan memanfaatkan lahan pinggir rumahnya, Anwar memutuskan berbisnis tanaman hias jenis Aglaonema.

Baginya cukup mudah merawat Aglonema dan tidak banyak menghabiskan biaya tidak seperti jenis tanaman hias lainnya.

“Cukup dengan memerhatikan pencahayaan, penyiraman dan media tanam seperti sekam bakar, sekam bodong, kaliandra, yang sangat mudah dijumpai dipasaran dengan harga yang murah dan terjangkau,” kata Anwar.

Menurutnya, keuntungan yang didapatkan olehnya melebih dari gaji yang didapatkan sebelumnya pada saat masih bekerja.

Anwar pun mengajak semua warga agar bangkit dari keterpurukan di tengah pandemi COVUD-19 dan senantiasa bekerja keras serta berfikir kreatif.

Ditulis Oleh Muhamad Azhar Assidiqi Nur Sarip (Mahasiswa jurusan Hukum Keluarga UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here