Bikin Haru, Pasukan Kostrad Sulap Rumah Warga Jadi Layak Huni

Divisi Infanteri 1 Kostrad merehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Cibinong perbatasan Depok
Divisi Infanteri 1 Kostrad merehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Cibinong perbatasan Depok

DepokToday- Divisi Infanteri 1 Kostrad merehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Cibinong perbatasan Depok. Aksi heroik sejumlah prajurit TNI itu pun disambut haru warga setempat.

Aksi kemanusiaan bertajuk Karya Bakti Tahun Anggaran 2021 ini merupakan agenda rutin Satuan Cakra dengan tujuan untuk meningkatkan Kemanunggalan TNI bersama rakyat.

Selain itu, program ini juga dinilai efektif dalam membantu pemerintah daerah (Pemda) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan Karya Bakti ini merupakan wujud dukungan kami kepada Pemda, baik dari segi pembangunan fisik dan non fisik,” kata Aster Divisi Infanteri 1 Kostrad, Kolonel Inf. Choirul Anwar, saat meninjau kegiatan Karya Bakti di Kampung Bedahan, Kelurahan Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong, Bogor, pada Rabu, 24 November 2021.

Baca Juga: Sikat Emak-emak, Jambret Depok Didoain Kualat, Nih Wujudnya

Lebih lanjut ia menjelaskan, program Karya Bakti ini dilakukan secara serentak oleh sembilan satuan yang ada dalam Divisi Infanteri 1 Kostrad. Adapun sasarannya meliputi wilayah Provinsi Sumatera dan Jawa Barat.

“Kegiatan Karya Bakti tahun ini berupa pembangunan fisik, seperti renovasi RTLH dan pembangunan jembatan dan infrastruktur lain  yang dilakukan Detasemen Markas (Dema) Divisi Infanteri 1 Kostrad, Brigif 17 Cimanggis, Yonkes dan Yonmenzikon, dan berbagai satuan lainya,” kata dia.

Bakti Kostrad untuk Rakyat

Sementara itu, Dandenma Divisi Infanteri 1 Kostrad, Letkol Inf. Widi Rahman, selaku penanggungjawab program Karya Bakti di Kampung Bedahan menyebut, kegiatan perbaikan RTLH ini baru pertama kali diadakan.

“Kalau tahun sebelumnya kita melakukan renovasi MCK masyarakat, dan renovasi sekolah,” katanya.

Baca Juga: Sindir Pilkada Saat Demo Wali Kota, Buruh Depok: Kaya Pengemis!

Ia menambahkan, beberapa RTLH yang ada di Kampung Bedahan ini, bukan hanya dilakukan perbaikan ringan, akan tetapi lebih kepada perbaikan berat.

“Kalau perintah kami hanya merenovasi saja, tapi saat kami lihat langsung, RTLH ini tidak bisa direnovasi karena pondasi bangunan sudah keropos. Mau tidak mau kita bongkar dan bangun ulang menjadi rumah baru dan lebih layak untuk ditempati,” katanya.

Renovasi RTLH ini menggelontorkan anggaran Rp 35 juta dipotong pajak PPH dan PPN menjadi Rp 29 juta. Dana tersebut terserap untuk pembelian bahan material seperti pasir, semen, keramik dan asbes.

Baca Juga: Catat! Uji Coba Ganjil Genap Jalan Margonda Mulai 4 Desember, Ini Jamnya

Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 20 hari. Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 95 persen.

“Kita terjunkan 17 personel dari Kostrad dibantu lima orang warga setempat untuk mengerjakan renovasi rumah ini,” tuturnya. (rul/*)