Bikin Gaduh, PKS Minta Maaf dan Cabut Anjuran Poligami

PKS hapus anjuran poligami (Foto: Istimewa)
PKS hapus anjuran poligami (Foto: Istimewa)

DepokToday- Partai Keadilan Sejahtera atau PKS baru-baru ini sempat membuat heboh publik karena mendukung kadernya yang ingin poligami. Namun belakangan, anjuran tersebut kini dibatalkan.

Bahkan, salah satu petinggi PKS sampai minta maaf karena telah memberi anjuran poligami bagi anggotanya yang mampu. Disitat dari Hops.id jaringan DepokToday.com, permohonan maaf itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Syariah PKS Surahman Hidayat, dikutip tvOne, Jumat 1 September 2021.

Ia juga mengaku, PKS sadar telah membuat gaduh dengan Tazkirah No.12 Tentang Solidaritas Terdampak Pandemi yang salah satu poinnya anjuran berpoligami bagi anggota PKS laki-laki yang telah mampu dan siap beristri lebih dari satu.

“Kami memohon maaf jika anjuran ini membuat gaduh publik dan melukai hati sebagian hati masyarakat Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Bikin Kapok! Mantan Perwira Polri Ancam Pidanakan Manajemen AIA

Surahman mengatakan, Partai Keadilan Sejahtera telah mendapat berbagai masukan dari masyarakat sehingga memutuskan mencabut anjuran tersebut.

“Setelah kami mendapat berbagai masukan dari pengurus, anggota dan masyarakat secara umum, kami memutuskan untuk mencabut anjuran poligami tersebut,” jelasnya.

Fokus PKS Saat Ini dan Isu Poligami

Dia juga mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran dari semua pihak.

“Ini merupakan bentuk perhatian yang besar dari publik terhadap jalannya organisasi partai ini.”

Ilustrasi poligami (Foto: Istimewa)
Ilustrasi poligami (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut ia mengatakan, fokus saat ini Partai Keadilan Sejahtera adalah ingin meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi, terutama anak-anak yatim.

“Perhatian utama kami adalah membantu meringankan kesulitan ekonomi masyarakat akibat terdampak pandemi,” katanya.

Baca Juga: Terpopuler DepokToday, 1 Oktober 2021: Anggota KKB Tewas, Cara Bikin Tikus Rumah Kapok

Surahman menegaskan, pihaknya saat ini terus menyukseskan program penanganan pandemi dengan membagikan 1.7 juta paket sembako bagi masyarakat yang kesulitan ekonomi.

“Saatnya kita turun tangan dengan program yang benar benar dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya. (rul/*)