Besok, Ratusan Warga Kemirimuka Diperiksa Rapid Test Antigen

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19, Kelurahan Kemirimuka, Friansyah menyebut ada ratusan pemudik yang bakal menjalani rapid test antigen besok. (Foto: Depoktoday.com)
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19, Kelurahan Kemirimuka, Friansyah menyebut ada ratusan pemudik yang bakal menjalani rapid test antigen besok. (Foto: Depoktoday.com)

BEJI- Sekira 200 orang warga Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Depok tercatat telah melakukan aktivitas mudik. Mereka selanjutnya akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan rapid test antigen di puskesmas terdekat.

Kebijakan itu diberlakukan Pemerintah Kota Depok untuk mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 di lingkungan warga. Sosialisasi terkait aturan itu telah diumumkan secara lisan dan spanduk atau poster.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19, Kelurahan Kemirimuka, Friansyah, menuturkan, di kawasan tersebut ada 20 RW dan 80 RT. Pemeriksaan rapid test antigen berlaku untuk mereka yang baru pulang mudik dan pendatang.

“Sampai saat ini kami baru menerima data sebanyak 200 orang yang kemungkinan besar besok akan dilakukan swab antigen di puskesmas,” katanya, Senin 17 Mei 2021.

Rapid Test Antigen dan Operasi Yustisi

Selain itu, aparat setempat juga bakal melakukan pendataan atau operasi yustisi pada para pendatang di wilayah tersebut.

“Mengingat ada Pasar Kemirimuka, mau tidak mau pedagangnya memang berdomisili di sini, tapi banyak pemudik yang tidak terdeteksi, apalagi mereka ada yang tidak membuat SDKM (Surat Dispensasi Keluar Masuk),” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Bakal Jemput Pemudik yang Belum Rapid Test Antigen  

Selama hasil rapid test antigen belum keluar, warga diwajibkan melakukan isolasi mandiri.

“Jika nanti dari mereka ada yang bergejala mungkin akan kita rujuk minimal ke wisma Makara UI,” katanya

Friansyah menegaskan, pemeriksaan rapid test antigen tidak dipungut biaya alias gratis dan bersifat wajib. (rul/*)