Bermodal Pistol Mainan, Polisi Gadungan Kerjai Pedagang Depok

Barang bukti polisi gadungan (istimewa)

CIPAYUNG– Unit Reserse Mobil Polres Metro Depok berhasil meringkus polisi gadungan yang melakukan pemerasan dengan modus razia sambil menakut-nakuti korbannya menggunakan pistol mainan.

Adalah Didik Tri Kristiawan alias Didik, pria 41 tahun, asal Kediri, Jawa Timur, pelakunya. Ia pun tak berkutik ketika dibekuk polisi sungguhan saat sedang bersembunyi di sebauh rumah kontrakan, di kawasan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok pada Rabu, 8 Januari 2020. Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti kejahatan, diantaranya satu unit Hp dan satu pucuk pistol jenis soft gun revolver.

“Jadi yang bersangkutan ini kami amankan karena berpura-pura menjadi polisi dan melakukan razia serta melakukan dugaan pemerasan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Komisaris Polisi, Deddy Kurniawan

Sepak terjang pelaku terungkap setelah mengerjai Rizal, seorang pedagang petasan di kawasan Jalan Rawageni, Kecamatan Cipayung, Depok. Saat itu pelaku yang berpura-pura sebagai anggota polri melakukan razia. Ia bahkan sempat menakut-nakuti korbannya dengan pistol.

Selanjutnya, korban (Rizal) dibawa oleh pelaku menggunakan sepeda motor. Alasannya mau dibawa ke kantor polisi untuk penanganan lebih lanjut. Korban yang ketakutan akhirnay hanya bisa pasrah.

“Diperjalanan korban diminta menyerahkan uang, tetapi korban tidak mau. Pelaku yang kesal kemudian menodongkan pistol dan langsung mengambil Hp serta uang yang ada dikantong celana korban. Setelah itu korban diturunkan begitu saja,” kata Deddy

Merasa ada yang tidak beres, korban kemudian melaporkan pengalaman pahitnya itu ke Polres Metro Depok. Dan tak butuh waktu lama, sang polisi gadungan itu pun akhirnya berhasil dibekuk. Atas perbuatannya itu, pelaku terancam dengan jeratan pasal 368 tentang pemerasan yang ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara. Kasusnya kini dalam penyelidikan lebih lanjut. (rul/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here