Berkeliaran Tanpa Masker di Depok Denda Rp 250 Ribu

Kepala SatpolPP Depok, Lienda Ratna Nurdiany (DepokToday, Rul)

MARGONDA– Pemerintah Kota Depok secara resmi telah memperpanjang masa berlaku Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 26 Mei 2020, mendatang. Kebijakan itu telah dibarengi dengan sejumlah ancaman sanksi bagi pelanggarnya.

Hal tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat terkait denda administratif. Di antaranya, untuk yang tidak mengenakan masker terancam dengan antara Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu.

Sedangkan untuk badan usaha yang tidak dikecualikan pada saat PSBB namun tetap buka, terancam dicabut ijin usahanya atau denda antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

“Jadi kita mengikuti Pergub Jabar dan sementara ini lingkupnya di Bogor Depok, Tanggerang dan Bekasi,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Lienda Ratna Nurdiany pada Rabu 13 Mei 2020

Lebih lanjut ketika disinggung ada berapa banyak kasus pelanggaran yang telah terjadi sejak PSBB tahap I dan II berlaku, Lienda mengaku jumlahnya mencapai sekira 3.616 kasus, dan itu merata hampir di sejumlah kecamatan di Kota Depok

“Pelanggaran PSSB I dan II ada perbandingannya memang lebih banyak di tahap II karena kita lebih kenceng. PSBB tahap III ini akan dibarengi sanksi administrasi.”

Lienda berharap, aturan ataupun protokol yang telah dikeluarkan pemerintah dapat ditaati oleh berbagai pihak.

“Intinya kita kan mengharapkan masyarakat patuh apalagi dalam rangka Covid-19. Tindakan pemerintah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat, karena kesehatan adalah hukum tertinggi,” tegasnya. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here