Berkaca dari Gus Nur, Pengacara NU: Ini Masalah Serius  

0
111
K.H. Mukhlis Effendi (tiga kanan) menerima surat keputusan sebagai Ketua Divisi Hukum dan Advokasi LD PBNU.(Foto: Istimewa)

MARGONDA- Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) telah mengerahkan tim kuasa hukum untuk terus mengawal kasus dugaan penghinaan atau ujaran kebencian yang dilakukan oleh Sugi Nur Raharja alias Gus Nur.

Demikian disampaikan oleh Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Lembaga Dakwah Pengurus Besar NU, Mukhlis Effendi. Menurutnya, ini penting untuk menjaga kehormatan NU.

“Kami tentu tidak akan tinggal diam, dan ini sudah masuk dalam atensi program kerja kami sebagai advokat yang siap melindungi marwah atau kehormatan NU,” katanya, Rabu 4 November 2020

Pria yang akrab disapa Mukhlis itu berharap, kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar bersikap bijak, terlebih ketika menggunakan media sosial (Medsos).

“Sekarang ini mudah sekali menyebar informasi bohong atau hal-hal yang menjurus pada ujaran kebencian. Apa sih manfaatnya, ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya

Menarik Lainnya: K.H. Mukhlis Effendi Dipercaya Sebagai Ketua Divisi Hukum dan Advokasi LD PBNU

Lebih lanjut pengacara asal Depok ini mengaku, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pengurus NU cabang Cirebon. “Insya Allah kami siap membantu teman-teman disana, karena menurut kami ini adalah masalah serius.”

Untuk diketahui, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri resmi menahan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap NU.

Gus Nur disangkakan melanggar Pasal 27 ayat 3 Undang-undang ITE Pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE, ancaman 4 tahun dan 6 tahun penjara. Ia diamankan di rumahnya di Sawojajar, Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur pada Sabtu 24 Oktober 2020.

Gus Nur dilaporkan atas dugaan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian terhadap NU melalui media elektronik dalam akun Youtube MUNJIAT Channel.

Selain Ketua Pengurus NU Cabang Cirebon, PP Gerakan Pemuda (GP) Ansor juga melaporkan Gus Nur ke Bareskrim Polri atas tuduhan yang sama. Gus Nur dianggap melecehkan NU dalam wawancara bersama Refly Harun. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here