Berita Terpopuler DepokToday, 26 Juli 2021: Aplikasi Perjalanan Udara, Mitologi Mak Lampir

GeNose PT KAI
Calon penumpang KA melakukan tes GeNose di Stasiun Pasar Senen. (Foto: Humas PT KAI Daop 1 Jakarta)

DepokToday – DepokToday merangkum berita terpopuler pada Senin pagi, 26 Juli 2021. Aturan baru untuk perjalanan udara dimasa pandemi COVID-19, menjadi berita terpopuler pertama.

Bagi pengguna trasportasi udara, kini harus memiliki aplikasi Pedulilindungi jika ingin melakukan perjalanan.

Selanjutnya, legenda tentang Mak Lampir dan langkah tegas Pol PP membubarkan pernikahan saat PPKM Level 4, menjadi berita terpopuler selanjutnya.

Baca Juga: SIM Keliling Depok, Senin 26 Juli 2021, Berikut Jadwal dan Lokasinya

Berikut ringkasan berita terpopuler di DepokToday pada Senin pagi:

1. Catat! Penumpang Perjalanan Udara Kini Wajib Terdaftar di Aplikasi Ini

Sejak 19 Juli lalu, pemerintah mulai menerapkan aplikasi Pedulilindungi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara.

Berdasarkan situs resmi Kemenkes, peraturan ini berlaku sementara untuk penerbangan Jakarta-Bali-Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Bandar Udara Soekarno-Hatta.

Sistem ini membuat secara otomatis mencantumkan Informasi hasil tes swab PCR dan bukti vaksinasi sebagai syarat melakukan perjalanan udara pada aplikasi Pedulilindungi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan drg. Oscar Primadi menyebutkan, integrasi data ini ditujukan untuk menghindari penggunaan hasil tes dan kartu vaksinasi manual yang mudah dipalsukan.

“Penerapan sistem check in online dengan database hasil tes PCR dan vaksinasi sudah kita uji coba selama 2 minggu dan berjalan dengan baik. Mulai hari ini, kebijakan tersebut kita berlakukan secara resmi karena selain menghindari bukti tes dan vaksinasi palsu. Mekanisme ini memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang hendak bepergian karena tidak perlu lagi menunjukkan dokumen hard copy yang dapat menimbulkan antrian dan kerumunan,” sebut dia dilansir Minggu 25 Juli 2021.

Dengan mekanisme tersebut, maka bisa dipastikan bahwa hanya penumpang yang sehat yang bisa masuk ke pesawat.

Semua Data Penumpang Perjalanan Udara Dispastikan Aman

”Semua data penumpang yang telah melakukan vaksinasi dan hasil pemeriksaan PCR/antigen tersimpan dengan aman di big data Kemenkes yang diberi nama New All Record atau NAR. Seluruh big data NAR ini terkoneksi dengan aplikasi Pedulilindungi sehingga proses pengisian e-HAC yang selama ini sudah berjalan tidak akan berlaku lagi dan beralih ke aplikasi Pedulilindungi,” terang dia.