Berita Terpopuler DepokToday, 22 Juli 2021: Sosok Cantik Dari Baduy, Ujian Sang Juara Asia  

Mantan Menkes, Siti Fadilah Supari. (Istimewa)
Mantan Menkes, Siti Fadilah Supari. (Istimewa)

 

4. Siti Fadilah Ungkap Penyebab Pasien COVID Banyak yang Meninggal

Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari kembali menyinggung soal merebaknya kasus COVID-19 di Tanah Air. Kali ini ia membahas tentang penyebab banyaknya pasien yang meninggal akibat ganasnya virus tersebut.

Menurut Siti Fadilah, sebagian besar warga Indonesia kekuragan vitamin D3 dalam darahnya. Fenomena ini cukup dikenal akrab di dunia kedokteran.

Kata Siti Fadilah, umumnya nilai normal vitamin D dalam darah manusia berkisar 30-100 ng/mL. Tetapi kebanyakan orang Indonesia, di bawahnya. Bahkan tak sedikit yang berada di bawah 20.

Jika sudah demikian, akan sangat berbahaya untuk imunitas, termasuk akan mudah mengalami perburukan kalau terkena COVID.

Hal itu pula yang menjadi alasan mengapa pasien covid bisa meninggal, salah satunya karena kandungan D3 dalam darah rendah.

“Vitamin D3 itu penting dan tak boleh kurang dalam darah, kalau kurang kita akan gampang kena. Kalau saya menganjurkan kandungannya 40, normalnya kan angkanya 30-100. Sebab kalau kurang dari 20, kalau kena covid biasanya meninggal,” katanya dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com pada Rabu 14 Juli 2021.

“Kalau lebih dari 20 dia akan tetap hidup, dan lebih dari 30 dia akan OTG. Maka lebih baik lebih dari 40 aman,” timpalnya lagi.

Vitamin D3 sendiri sebenarnya terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari langsung. Selain itu, vitamin D3 juga dapat dijumpai pada makanan yang berasal dari hewan, seperti ikan laut, seperti salmon, tuna, dan tongkol.

Kemudian ada pula dari kandungan minyak ikan dan minyak hati ikan kod, telur, susu dan olahannya seperti keju dan yoghurt, hati sapi, sereal atau jus buah yang diperkaya vitamin D3.

5. Terungkap, Ini yang Bikin Siti Fadilah Dimusuhi WHO Hingga Masuk Bui

Mantan Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari kembali jadi sorotan publik. Itu lantaran ia memberberkan sejumlah pengakuan yang membuat dirinya dimusuhi organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, hal itu terjadi ketika dirinya masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan RI.

Siti Fadilah Supari mengaku sangat dibenci dan dimusuhi oleh WHO ketika itu, karena dianggap menggagalkan masuknya vaksin flu burung untuk Indonesia.

Ia mengklaim telah berhasil mengungkap kalau flu burung tak sebahaya yang dinarasikan.

Bahkan, Siti membantah pernyataan WHO yang menyebut bahwa virus flu burung dapat menular.

Siti Fadilah tak main-main, karena memiliki bukti dan penelitian kuat. Dari sana ia mengaku telah berhasil melakukan reformasi WHO.