Berita Terpopuler DepokToday, 22 Juli 2021: Sosok Cantik Dari Baduy, Ujian Sang Juara Asia  

Mereka juga tak terkalahkan pada tahun 1991 dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Satu-satunya kekalahan Los Catrachos pada tahun 1991 datang melalui adu penalti 3-4 dari Amerika Serikat untuk menentukan juara Piala Emas perdana.

Romell Quioto dari Honduras berada di puncak daftar pencetak gol saat ini dengan tiga gol, sementara Akram Afif dan Almoez Ali dari Qatar, tidak jauh di belakang dengan masing-masing dua gol.

3. Menghilang dari Publik, Suami Beberkan Kondisi Dokter Lois Owien

Setelah sukses membuat heboh publik dengan pernyataannya yang dianggap kontroversi soal COVID-19, dokter Lois Owien kini seakan menghilang. Padahal sebelumnya ia sempat diperiksa polisi sebelum akhirnya penahanan atas dirinya ditangguhkan.

Menanggapi kabar ‘hilangnya’ dokter Lois Owien, sang suami, Hasan, akhirnya angkat bicara. Ia memastikan bahwa istrinya itu dalam keadaan sehat namun hingga kini belum bersedia ditemui.

“Kabar sementara dia bisa pulang usai ditangguhkan penahanannya. Tetapi kan prosesnya masih berjalan, dia enggak bisa tinggalkan Jakarta,” kata Hasan dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com pada Rabu 21 Juli 2021.

Dokter Lois Owien (Istimewa)
Dokter Lois Owien (Istimewa)

Hasan menyebut, dokter Lois saat ini mengisi kesibukannya dengan membantu tetangga sekitar yang terpapar kasus COVID dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala alias OTG.

Dia membantu dengan cara memberikan suplemen yang mudah ditemui di apotek ataupun di situs belanja online. “Dia cuma kasih suplemen yang umum-umum saja kok,” jelasnya.

Lebih lanjut Hasan juga mengungkapkan seperti apa sosok dokter Lois di matanya. Menurut dia, Lois merupakan orang yang pintar dan tidak sembarang bicara, karena dasar sebagai dokter banyak ia kuasai.

Salah satunya soal hormon. Dokter Lois Owien ternyata memiliki basic dokter antiaging hormon. Di Indonesia, dokter ini belum terlalu banyak jumlahnya. Kata Hasan, istrinya itu juga meneliti obat-obatan.

Selain itu, Lois juga dikenal piawai untuk terapi hormon, sekaligus dokter ahli kecantikan. Dia menguasai ilmu tanam benang, filler, botox dan lainnya.

Suatu ketika, Hasan menceritakan, orangtuanya di Tarakan pernah mengalami struk. Sang bapak kemudian tak bisa berjalan. Oleh dokter Lois, orangtuanya kemudian dijemput untuk selanjutnya dibawa ke apartemennya di Jakarta.

Dari sana, Lois secara piawai merawat bapaknya sampai enam bulan. Dan alhasil sang bapak kemudian pulih dan bisa berjalan normal kembali. Hingga akhirnya sang bapak dibawa lagi ke Tarakan.