Berita Terpopuler DepokToday, 22 Juli 2021: Sosok Cantik Dari Baduy, Ujian Sang Juara Asia  

Kanal YouTube Monti absurd ©2021. Foto Merdeka.com
Kanal YouTube Monti absurd ©2021. Foto Merdeka.com

DEPOK – DepokToday merangkum berita terpopuler pada Kamis pagi, 22 Juli 2021. Paras cantik Dewi warga suku baduy menjadi bahan perbincangan netizen di dunia maya menjadi berita terpopuler pertama.

Pertandingan Piala Emas Concacaf 2021 antara Honduras menghadapi Qatar menjadi berita terpopuler selanjutnya.

Keterangan suami dokter kontroversial Lois Owien juga menarik perhatian pembaca dan menjadi berita terpopuler ketiga.

Berita Terpopuler selanjutnya, Mantan menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengungkapkan alasan banyak pasien COVID-19 meninggal karena kekurangan vitamin D3. Serta alasan menteri era Presiden SBT tersebut dimusuhi oleh WHO dan masuk bui juga menjadi berita terpopuler.

Berikut ringkasan berita terpopuler di DepokToday pada Kamis pagi:

1. Menguak Sosok Dewi, Si Cantik dari Baduy yang Bikin Heboh Netizen

Indonesia memiliki beragam budaya dan suku yang cukup banyak menyita perhatian. Salah satunya adalah Baduy. Suku yang berada di wilayah Banten itu selalu menarik untuk disimak karena menjaga kuat tradisi warisan leluhur.

Bahkan, baru-baru ini jagat dunia maya dihebohkan dengan kabar tidak adanya kasus COVID yang menjangkit suku Baduy.

Tak hanya itu saja, belakangan ini, publik juga dibuat tercengang dengan kemunculan sosok wanita berparas cantik yang disebut sebagai salah satu warga asli suku tersebut.

Disitat dari merdeka.com, wanita tersebut mengaku bernama Dewi. Ia merupakan penduduk asli yang telah dipinang oleh pria dari Baduy Luar. Rumah tangganya telah dikaruniai seorang putra kecil, bernama Aceng.

Kulit putih Dewi tampak menurun pada sang buah hati. Tak sedikit warganet yang menyangka bahwa paras cantik Dewi berasal dari keturunan Arab. Padahal ia asli suku Baduy.

“Banyak yang komen, teh Dewi mirip orang Arab. Memangnya ada keturunan Arab?,” kata pemilik akun kanal YouTube Monti absurd.

“Enggak ada. Orang Baduy tulen,” jawabnya.

Selama ini Dewi Baduy menyibukkan diri sebagai ibu rumah tangga. Sementara suami bekerja di ladang, ia akan memasak dan sesekali menenun kain.

“Kegiatannya paling di rumah, masak. Bikin kerajinan, nenun bikin selendang,” kata Dewi.

Ia mengaku, selama pandemi COVID-19, tak banyak wisatawan yang datang. Karena itulah Dewi pun memilih menunggu ada yang memesan hasil tenunannya.