Berita Terpopuler DepokToday, 15 Juli 2021: Siti Fadilah Blak-Blakan, Annisa Pohan Curiga

Ali Mochtar Ngabalin. Foto Instagram @unikawidyamandala
Ali Mochtar Ngabalin. Foto Instagram @unikawidyamandala

Mulanya, ia membahas agama yang mengajarkan untuk senantiasa memiliki sifat rendah hati, walaupunsetinggi apapun ilmu yang dimiliki.

“Agama mengajarkan setinggi apapun ilmu pengetahuanmu tetaplah rendah hati,” kata Mochtar Ngabalin dalam kicauannya, dilansir Hops.id jaringan DepokToday.com pada Rabu, 14 Juli 2021.

Kemudian, Ngabalin membahas soal sejumlah pihak yang tidak bisa melihat manfaat dari apapun yang dilakukan atau dikerjakan seorang Presiden Jokowi.

Padahal, ia yakin selama ini Jokowi bekerja dengan tulus hati untuk rakyatnya.

Nah, apabila banyak orang yang tidak bisa melihat manfaat dari kerja Jokowi tersebut, Ngabalin menilai syaraf orang tersebut mungkin tidak terkontrol dengan baik karena ditutupi oleh kebencian.

Maka, kata Mochtar Ngabalin, yang harus diperbaiki adalah soal hati nurani dari pihak yang bersangkutan.

Terlebih, menurutnya bisa jadi orang tersebut memiliki syaraf otak yang tidak bisa dikontrol dengan baik, lantaran nurani soal kebenaran tertutup oleh rasa benci.

“Kalau apapun yang dikerjakan Jokowi tidak bermanfaat di matamu, maka yang harus kau perbaiki yakni hati dan niatmu,” katanya.

“Karena boleh jadi syaraf otakmu tidak terkontrol dengan baik karena kebencianmu telah menutupi nuranimu dari kebenaran,” timpalnya lagi.

  1. Keluar Darah, Pria Terkapar di Area Stasiun Depok Baru Ditolong Petugas

Seorang pria dengan kartu identitas dari DKI Jakarta ditemukan terkapar di area stasiun Depok Baru pada Rabu pagi, 14 Juli 2021. Beruntung, pria paruh baya itu segera mendapat pertolongan dari petugas dishub dan Satgas COVID-19 Depok.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Kota Depok Dadang Wihana menyampaikan hal tersebut. Dia mengatakan, pria terkapar tersebut memiliki KTP DKI di Jalan Setiabudi.

“Seorang warga ber KTP DKI di Jalan Setiabudi sempat tergeletak di area stasiun Depok Baru, sudah diintervensi dan dievakuasi petugas 119 Depok,” jelas dia.

Menurut Dadang, yang bersangkutan saat ini telah diberikan penanganan dengan cara diberikan infus. “Saat ini sedang dilakukan tindakan dengan infus di ambulance,” sebut dia.

  1. Lempar Pesan Menohok, Presiden Jokowi Semprot TNI-Polri Gegara Ini

Presiden Joko Widodo atau Jokowi, diam-diam ternyata memantau ketidakharmonisan TNI-Polri. Diduga, kasus yang jadi sorotannya itu adalah soal perselisihan ketika anggota Paspampres (TNI) bersitegang dengan polisi di area penyekatan PPKM Darurat.

Presiden Jokowi bahkan sempat memberikan pesan yang cukup menohok pada kedua institusi negara tersebut ketika melantik sejumlah perwira TNI dan Polri sekaligus.