Berita Terpopuler DepokToday, 14 Juli 2021: Annisa Pohan Curiga, Sebaran RT Zona Merah di Depok

Danyon 13 Kopassus, Mayor Inf. Yudho Setyono (DepokToday.com)
Danyon 13 Kopassus, Mayor Inf. Yudho Setyono (DepokToday.com)

Yudho menggantikan Mayor Inf Rommi Sakti Alamsyah untuk memimpin pasukan elit TNI tersebut. Proses serah terima jabatan keduanya dipimpin oleh Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf I Gede Putra Yasa.

Lalu siapakah sosok Mayor Inf. Yudho Setyono. Menurut keterangan resmi Humas Kopassus, Yudho merupakan perwira lulusan Akademi Militer Tahun 2005.

Ia tercatat sebagai sosok pertama di angkatannya yang menjadi Komandan Batalyon (Danyon), sekaligus menorehkan dirinya sebagai Danyon TNI AD termuda di Indonesia.

Perwira yang pernah menjadi Ketua Senat Dikreg LVII Seskoad Tahun 2019 ini juga dikenal banyak orang sebagai pribadi yang ramah dan humble dalam bergaul.

Selain itu, beliau juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang senantiasa mengedepankan kepentingan anggota dan bekerja dengan prinsip memimpin dengan hati.

Dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Danyon yang baru, perwira kelahiran Kediri, 31 Maret 1983 ini memiliki motto senang di kantor, bahagia di rumah, dan berhasil dalam tugas operasi.

5. Bagikan Tips Isoman, Dokter Reisa: Isolasi Mandiri, Sembuh Tidak Harus Sendiri

Saat ini banyak pasien positif COVID-19 yang tidak merasakan gejala serius menjalani isolasi mandiri atau isoman. Nah, penting rasanya untuk memerhatikan cara yang tepat untuk menjalani Isoman yang baik. Tips untuk isoman ini bisa berguna untuk diterapkan bagi pasien yang sedang menjalankan.

Seperti dilansir dari situs pemerintah covid19.go.id, Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro menyampaikan tips bagi pasien positif yang menjalani Isoman.

“Apabila itu terjadi kita disarankan isolasi mandiri. Tapi ingat, isolasi mandiri bukan berarti kita sendirian tanpa bantuan orang lain. Isolasi boleh mandiri tetapi sembuh kembali negatif COVID-19 tidak harus sendiri,” ujar Reisa dilansir Selasa 13 Juli 2021.

Selanjutnya kata dia, segera melapor ke Ketua Rukun Tetangga (RT) atau Ketua Rukun Warga (RW) atau satgas setempat. Mereka akan membantu untuk melaporkan ke Puskesmas terdekat.

Menurut Reisa, ada baiknya pada tahap ini, setelah hasil tes didapat, segera membuka kontak dengan dokter dari pelayanan jasa kesehatan daring atau telemedis yang akan memandu dan memberi saran selama masa isoman.

“Kabar baik bagi warga Jabodetabek, ada 11 penyedia jasa layanan telemedis sudah akan siap memberikan konsultasi bahkan obat-obatan dan vitamin gratis karena sudah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan,” katanya.