Berita Terpopuler DepokToday, 14 Juli 2021: Annisa Pohan Curiga, Sebaran RT Zona Merah di Depok

Kalau alasannya untuk mempercepat vaksinasi, menurutnya, tentu tidak masuk akal.

“Kenapa sekarang Kimia Farma malah menjual langsung ke target user (masyarakat secara individu)? Kalau alasan mempercepat, ya bisa digratiskan saja melalui Kimia Farma juga. (Pertanyaan ini) masih belum terjawab,” katanya.

2. Ada 171 Zona Merah COVID-19 di Depok, Dimana Saja?

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau GTPPC Kota Depok mencatat saat ini ada 171 dari 5.291 Rukun Tetangga atau RT di Kota Depok masuk kedalam zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penularan COVID-19.

Data RT Zona Merah di Kota Depok. (Istimewa)
Data RT Zona Merah di Kota Depok. (Istimewa)

Berdasarkan data, kecamatan tertinggi dengan jumlah RT zona merah ada di Kecamatan Beji sebanyak 35 RT. Selanjutnya disusul Kecamatan Limo dan Kecamatan Cimanggis dengan masing-masing 25 RT.

3. Tren Kematian COVID Bergeser ke Usia Produktif, Faktor Ini Penyebabnya

Kepala Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Depok Novarita mengatakan, terdapat perubahan tren kematian karena COVID-19 di Depok saat ini.

Menurut dia, tren kematian dari yang sebelumnya kebanyakan menghinggapi usia lansia, kini didominasi oleh usia produktif atau dari 18 tahun sampai 40 tahun. “Iya benar, kita lihat datanya dari Pikodep. Tapi saya tidak hafal,” sebut Novarita Selasa 13 Juli 2021.

Dia menjelaskan, kemungkinan besar ada dua faktor yang mempengaruhi kenaikan kasus kematian kepada mereka yang termasuk usia produktif.

Pertama, tren kematian yang bergeser karena mobilitas masyarakat usia produktif saat ini begitu tinggi. Selain itu, jenis virus varian Delta yang cepat menyebar menjadi faktor lainnya.

Nakes hingga penggali kubur di Depok kewalahan hadapi COVID-19. (DepokToday.com)
Nakes hingga penggali kubur di Depok kewalahan hadapi COVID-19. (DepokToday.com)

“Karena usia produktif itu mobilitas tinggi, jadi terus juga karena varian delta yang penyebarannya cepat,” ungkap dia.

Sebagai informasi, dua hari terakhir, angka kematian karena virus itu di Indonesia menjadi yang tertinggi di dunia. Bahkan, pada hari ini tembus 1.000 orang.

Berdasarkan situs Worldometers penyebaran COVID-19 Indonesia berada di posisi ke-16 secara global dengan 2.567.630 kasus positif Covid-19. Sebanyak 2.119.478 orang telah dinyatakan sembuh dan kematian yang terjadi mencapai angka 67.355 kasus. Sedangkan berdasarkan data terakhir di Kota Depok sudah ada 1.271 warg Depok yang meninggal karena virus tersebut.

4. Mayor Inf Yudho Setyono, Komandan Kopassus Termuda di Indonesia

Mayor Inf. Yudho Setyono resmi ditunjuk sebagai Komandan Batalyon (Danyon) 13, Komando Pasukan Khusus atau Kopassus. Proses pelantikan atas dirinya berlangsung sakral dan sangat terbatas sesuai protokol kesehatan di Serambi Kehormatan Grup 1 Kopassus, Jakarta Timur.