Beringas, KKB Tembaki Aparat saat Evakuasi Jenazah Suster, Begini Kronologisnya

Akibat kebrutalan KKB (Foto: Istimewa)
Akibat kebrutalan KKB (Foto: Istimewa)

DepokToday – Meski telah berhasil dievakuasi, namun proses evakuasi jenazah Suster Gabriella Maelani (22) yang dilakukan aparat keamanan sempat terkendala, termasuk adanya serangan senjata yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal yang dikutip pada Minggu 19 September 2021.

“Selama proses evakuasi jenazah, personel gabungan TNI-Polri sempat mendapatkan gangguan tembakan dari KKB yang dilakukan dari seberang jurang lokasi jenazah Suster Gabriela ditemukan,” beber dia seperti dilansir dari Kompas.com.

Menurut Kamal, penyerangan itu dilakukan saat aparat keamanan tengah melakukan evakuasi jenazah Suster Gabriella dari jurang sedalam 300 meter di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua.

Namun, setelah membalas gangguan ini akhirnya KKB Papua berhasil dipukul mundur. “Gangguan ini dapat diatasi oleh personel,” papar dia.

Selain mendapat serangan, proses evakuasi jenazah juga terhalang dengan medan yang berat. Mereka membutuhkan waktu selama dua jam untuk melakukan evaluasi jenazah.

Baca Juga: Usik Kedaulatan NKRI, Kapal Perang China Ternyata Bawa Rudal

Sebagai informasi, sebelum evakuasi jenazah dilakukan, Suster Gabriela sebelumnya sempat melompat ke dalam jurang ketika KKB menyerang Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin 13 September 2021.

Baca Juga: Sekda, Inspektorat dan Dua Staf Ahli Lolos Seleksi Dewan Pengawas PDAM Tirta Asasta

Suster Gabriela melompat karena KKB telah membakar Puskesmas Kiwirok dan sejumlah fasilitas lain di lokasi seperti Kantor Bank, Kantor Distrik hingga Sekolah Dasar.

Tak hanya itu KKB juga mengepung tenaga kesehatan dan menganiayanya. Dalam peristiwa penyerangan tersebut Suster Gabriela ditemukan tewas di jurang. Sedangkan empat tenaga medis lainnya mengalami luka dan satu mantri hilang. (lala/*)