Begini Teknis Simulasi PTM Terbatas di Sekolah Selama Dua Hari

Upacara bendera memperingati HUT ke-76 RI di Sekolah Ar-Ridha Al Salaam yang berlangsung secara virtual.(Foto: Dok. Suryadi)
Upacara bendera memperingati HUT ke-76 RI di Sekolah Ar-Ridha Al Salaam yang berlangsung secara virtual.(Foto: Dok. Suryadi)

DepokToday – Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wijayanto berencana menggelar simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di sekolah se-Kota Depok. Pelaksanaannya selama dua hari mulai dari 28 hingga 29 September 2021.

Wijayanto mengatakan, untuk teknis pelaksanaannya, akan diatur skenario tidak dihadiri oleh seluruh siswa, melainkan dibatasi dengan jumlah rombongan belajar (rombel).

“Selama simulasi PTM Terbatas, proses belajar mengajar dibatasi dengan jumlah rombongan belajar (rombel), hingga siswa pulang ke rumah,” kata Wijayanto dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Senin 27 September 2021.

Dijelaskan Wijayanto, maksud dari pembatasan rombel itu yakni hanya dihadiri oleh kelas tingkat tinggi dan rendah saja, dan masing-masing tingkat hanya dalam kelompok kecil yaitu 15 siswa.

“Contohnya di SD hanya kelas 1 dan 6, diisi dalam kelompok kecil yaitu 15 siswa masing-masing tingkat. Sementara SMP, hanya diisi oleh kelas 9 yang juga dibagi kelompok kecil,” kata Wijayanto.

Baca Juga: Simulasi PTM Dimulai Besok Selama Dua Hari, Ini Sekolah yang Ditunjuk 

Wijayanto menyebut, untuk pelaksanaannya pun akan dibagi dalam beberapa kelompok selama dua hari. Untuk jenjang SMP akan dibagi menjadi tiga wilayah yaitu barat, tengah dan timur, dengan masing-masing satu sekolah negeri dan satu sekolah swasta.

“Wilayah timur di SMPN 4 Depok dan SMP YAPPA, tengah SMPN 5 dan SMP Al-Muhajirin, serta Barat SMPN 18 dan SMP Al-Hasra, kami bagi harinya. contoh di hari Selasa tiga sekolah, dan Rabu tiga sekolah sisanya,” kata Wijay.

Sementara, pada jenjang SD, kata dia, diinstruksikan agar seluruhnya melaksanakan simulasi PTMT serta mematuhi pola-pola pembatasan dan protokol kesehatan.

“Setelah simulasi dilakukan, kita bersama stakeholder akan melakukan evaluasi untuk menyiapkan pelaksanaannya (Sekolah Tatap Muka) pada Senin 4 Oktober 2021 mendatang,” katanya. (ade/*)