Begini Penampakan TKP Pengendara Cabul di Depok

Saksi menunjukan lokasi pelecehan (DepokToday, Rul)

Depok– Kasus pelecehan seksual dengan sasaran kaum hawa (wanita) kembali terjadi di Kota Depok, Jawa Barat. Kali ini, korbannya pun seorang mahasiswi. Dan seperti peristiwa sebelumnya, pelakunya pun memanfaatkan situasi jalanan atau gang yang sepi.

Pantauan DepokToday melaporkan, dalam kasus yang teranyar ini, pelakunya beraksi di salah satu gang yang jaraknya tak jauh dari Jalan Margonda, tepatnya di kawasan Pondok Cina, Kecamatan Beji.

Gang tersebut, memiliki lebar tak lebih dari tiga meter. Lokasi kejadian merupakan salah satu akses menuju perguruan tinggi atau universitas sehingga ramai dilalui para pejalan kaki maupun pengendara motor maupun mobil. Selain padat akan pemukiman warga, di sekitar lokasi kejadian banyak terdapat kost-kostan.

“Nah pas kejadian kebetulan banget situasi lagi sepi, pagi-pagi,” kata Oji salah satu pengurus lingkungan saat ditemui wartawan pada Sabtu 5 Oktober 2019

Dirinya mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 07:30 WIB, pada Senin 30 September 2019.

“Kejadiannya sih menurut korban ketika dia mau berangkat kuliah. Memang situasi wilayah sini jadi perlintasan mahasiswa buat berangkat kuliah. Tapi pas kejadian itu posisi jalanan ini sepi, mungkin itu pelaku sudah standby posisi disini dan ketika ada korbannya langsung beraksi.”

Oji mengungkapkan, pihaknya telah dimintai bantuan oleh polisi untuk mengungkap kasus ini.

“Polisi sudah lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) terus minta keterangan dari kami. Sayangnya, CCTV yang ada disini tidak merekam si pelaku karena dia (pelaku) keburu belok ke gang lain,” katanya

Kronologi

Untuk diketahui, kejadian itu bermula ketika korban melintas di gang tersebut dan bertemu dengan seorang pengendara motor pria.

Pada mahasiswi itu, pelaku semula menanyakan alamat di kawasan Jalan Margonda, Depok. Namun setelah korban mendekat, pria misterius itu malah mengeluarkan kemaluan sambil menarik paksa korban.

“Korban berusaha mengelak akhirnya bisa lepas, tapi sempat dikejar namun berhasil lolos. Kejadinya di gang, di tempat sepi, pagi-pagi,” kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok, Iptu Isa Fajar saat dikonfirmasi pada Jumat 4 Oktober 2019

Terkait dengan kasus tersebut, polisi pun telah melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan korban dan mencari kamera pengintai atau CCTV di lokasi kejadian untuk memburu pelaku. Akibat kejadian itu, korban mengalami trauma.

“Korbannya sudah dimintai keterangan tapi terus nangis, masih syok. Dia masih trauma dengan kejadian ini. Namun yang jelas kasusnya akan terus kami kembangkan,” katanya

Sebelumnya, seorang mahasiswi berinial AT juga menjadi korban pelecehan di jalanan di kawasan Kelapa Dua, Depok pada Juli 2018, lalu. Pelakunya juga seorang pengendara motor. Modusnya ialah remas payudara. Hingga kini kasusnya masih dalam penyelidikan Polresta Depok. (rul)