Begini Nasib Suganda Usai Dicopot Sebagai Lurah Gegara Hajatan

Kepala BKPSDM Depok, Supian Suri (DepokToday.com)
Kepala BKPSDM Depok, Supian Suri (DepokToday.com)

DEPOK- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM, telah mencopot jabatan Suganda sebagai Lurah Pancoran Mas, Depok.

Sanksi itu dikenakan pada Suganda karena dianggap telah melakukan pelanggaran protokol kesehatan pada masa PKKM Darurat. Lalu bagaimana nasib Suganda kini?

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, nasip sial yang dialami Suganda terjadi lantaran ketika ia kedapatan menggelar resepsi pernikahan sang anak pada masa PPKM Darurat.

Peristiwa itu terjadi beberapa waktu lalu. Imbas dari kasus itu, Suganda pun diperiksa polisi dan telah ditetapkan sebagi tersangka karena dianggap melanggar Pasal 14 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dengan ancaman pidana satu tahun penjara.

Tak hanya itu saja, Suganda pun akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai Lurah Pancoran Mas.

Nasib Suganda di BKPSDM Depok

Belakangan diketahui, ia kini ditempatkan pada bagian staf BKPSDM Kota Depok. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Depok Nomor 862/KEP-1721/BKPSDM/2021 tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin Berupa Pembebasan Dari Jabatan atas nama Suganda.

“SK tersebut sudah diterima langsung oleh yang bersangkutan,” ujar Kepala BKPSDM Kota Depok Supian Suri dikutip pada Senin 12 Juli 2021.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut sudah melalui prosedur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dimulai dari permintaan keterangan oleh BKPSDM dilanjutkan dengan pemeriksaan khusus oleh tim Pemeriksaan Khusus (Riksus), yang diketuai oleh Inspektur Pembantu Wilayah II.

Kemudian, hasil pemeriksaan khusus dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang ditandatangani oleh Inspektur Kota Depok Firmanudin yang merekomendasikan jenis hukuman yang akan diberikan dengan mempertimbangkan hal yang meringankan dan memberatkan.

“Wali Kota Depok, Mohammad Idris selaku Pejabat Pembina Kepegawaian menetapkan hukuman disiplin melalui Keputusan Wali Kota No. 862/Kep-1721/BKPSDM/2021,” katanya.

Baca Juga: Kejari Depok Tunjuk 5 Jaksa Tangani Pelanggaran PPKM Lurah

Kepala BKPSDM Kota Depok itu menambahkan, untuk mengisi kekosongan jabatan, saat ini wali kota telah menunjuk Syaiful Hidayat yang saat ini menjabat sekretaris pada Kecamatan Pancoran Mas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Pancoran Mas.

Penunjukan tersebut ditetapkan melalui Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor: 824.4/3685/BKPSDM tanggal 9 Juli 2021. (rul/*)