Begini Isi Pasal 14 UU 4 tahun 1984 Yang Jerat Lurah Pancoran Mas

SatpolPP melakukan penyegelan di lokasi hajatan anak seorang lurah di wilayah Pancoran Mas, Depok. (DepokToday.com)
SatpolPP melakukan penyegelan di lokasi hajatan anak seorang lurah di wilayah Pancoran Mas, Depok. (DepokToday.com)

DEPOK – Pasca viralnya video pernikahan anaknya ditengah pelaksanaan PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas Suganda terancam pidana penjara selama 1 tahun.

Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar menjerat Suganda dengan Pasal 14 Undang-Undang RI No. 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Pasal tersebut memang digunakan oleh pemerintah untuk menjerat para pelanggar PPKM Darurat 3 hingga 20 Juli 2021. Selain itu, ada dua pasal lain yang juga siap digunakan yakni Pasal 212 KUHP dan Pasal 216 KUHP.

Lantas bagaimanakah bunyi Pasal 14 UU No. 4/84 tersebut, dikutip dalam laman bphn.go.id, pasal tersebut mengatur soal sanksi dan terdiri 3 ayat.

Baca Juga: Lurah Panmas Jadi Tersangka Tapi Tidak Ditahan, Ini Landasan Polisi

Ayat (1) berbunyi Barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya satu tahun dan atau denda setinggi-tingginya Rp 1.000.000,-“

Ayat (2), “Barang siapa karena kealpaannya mengakibatkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya enam bulan dan atau denda setinggi-tingginya Rp 500.000,-”

Dan ayat (3), “Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah kejahatan dan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) adalah pelanggaran.”

Pasal 14 Undang-undang No. 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular
Pasal 14 Undang-undang No. 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular

Sebagai informasi, Lurah Pancoran Mas, Suganda mendadak viral karena aksinya yang menyelenggarakan pesta pernikahan anaknya dengan mewah saat hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat.

Acara yang digelar di kediaman Suganda yakni di Gang Hj Syuair RT 01/ RW 02, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, tersebut terekam dalam video kamera ponsel dari salah satu tamu undangan.

Baca Juga: Hajatan Saat PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas : Saya Kooperatif

Dari rekaman video tersebut terlihat jelas, para tamu undangan sedang berjoget ria ditengah alunan musik dalam pesta pernikahan tersebut.

Video itu lantas viral hingga mengundang para netizen ikut berkomentar termasuk mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun ikut mengomentarinya. Melalui akun twitternya @susipudjiastuti menyebut lurah tersebut pantas ditenggelamkan.

“Tenggelamkan !!! Serius!!!,” posting Susi melalui akun twitternya @susipudjiastuti, Sabtu 3 Juli 2021. (ade/*)