Begini Cara TNI Kirim Bantuan ke Zona Waspada COVID-19

0
145
TNI kirim bansos untuk Depok (Istimewa)

SUKMAJAYA– Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyalurkan ribuan paket sembako untuk sejumlah warga terdampak COVID-19. Salah satu kota yang jadi sasaran bantuan tersebut adalah Depok, Jawa Barat.

Proses bantuan tersebut disalurkan oleh sejumlah personil TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0508 Depok, jajaran Polres Metro Depok dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Penyalurannya ini diserahkan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta SatpolPP. Mereka naik motor door to door (dari pintu ke pintu). Jadi masyarakat ini tidak dikumpulkan. Tapi kita yang datangi,” kata Paban I/Ren Aster TNI, Kolonel Inf. Agustinus saat melepas pasukan penyebar sembako itu di Markas Komando Rayon Militer (Koramil) Sukmajaya, Depok pada Rabu 22 Juli 2020

Dirinya mengungkapkan, ini adalah program lanjutan Panglim TNI dengan sasaran wilayah berkategori pandemik tinggi. Khusus untuk Depok, Mabes TNI menyiapkan sekira 1.200 paket sembako.

“Ya ini adalah program Panglima TNI yang berkelanjutan, dan kita mencari wilayah yang terkategori pandemiknya tinggi, itu sasaranya.”

Di Depok sendiri, ada sekira tujuh titik koramil yang dipercaya untuk menyalurkan bantuan tersebut.  “Terkait hal ini kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” tutur Agustinus

Sementara itu, di tempat yang sama, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengaku pihaknya mengapresiasi kepedulian TNI dalam membantu meringankan beban masyarakat terdampak COVID-19.

“Iya bantuan ini dari TNI, sebelumnya juga ada dari Kepolisian dan banyak komponen masyarakat yang begitu peduli dengan warga Depok. Jadi tidak hanya dari instansi pemerintahan dari komunitas kultural,” ujarnya

Hadir dalam kegiatan itu Dandim 0508 Depok, Kolonel Inf. Agus Israk Miraj, Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah, Danramil Sukmajaya, Kapten Inf Suyono.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Istimewa)

Untuk diketahui, penambahan konfirmasi positif hari ini sebanyak 21 kasus dengan jumlah keseluruhan sampai saat ini sebanyak 1.032 kasus. Penambahan tersebut berasal dari program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan swab dan PCR di Laboratorium Kesehatan Daerah

(Labkesda) Kota Depok sebanyak 14 kasus, 1 kasus merupakan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, 2 kasus merupakan informasi dari BBTKLPP Jakarta dan 4 kasus merupakan informasi dari RS Universitas Indonesia.

Kemudian jumlah pasien yang sembuh bertambah 24 orang pada Selasa 21 Juli 2020, dengan total keseluruhan sampai saat ini sebanyak 803 kasus. Sedangkan untuk sebaran kasus konfirmasi positif tertinggi berdasarkan tingkat kecamatan, yakni Kecamatan Tapos, disusul Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Sawangan. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here