Begal Kembali Berulah di Depok: Jarah Handphone, SIM Hingga STNK

Aksi begal terhadap seorang bocah di Depok. (DepokToday.com)
Aksi begal terhadap seorang bocah di Depok. (DepokToday.com)

DepokToday- Aksi perampokan disertai dengan kekerasan atau yang disebut begal, kembali terjadi di Kota Depok. Peristiwa itu kali ini terjadi di wilayah Kampung Benda, kawasan Cipayung pada Selasa, 5 Oktober 2021.

Disitat DepokToday.com dari akun depok24jam, korbannya berinisial RIS. Pelakunya berjumlah lebih dari satu orang dan diperkirakan masih berusia remaja.

Kejadian bermula ketika korban baru saja memarkirkan mobil dan hendak jalan ke rumahnya di kawasan Kampung Benda, Cipayung. Namun tiba-tiba, ada dua orang menggunakan sepeda motor berboncengan mengacungkan cerulit.

Baca Juga: Partai Buruh Menjalar ke Depok, Syahwat Politik Kaum Pekerja Gulingkan Omnibus Law

Tadinya korban sempat berusaha kabur, namun nahas malah terjatuh. Pelaku pun dengan beringasnya menghunuskan celurit hingga membuat korban ketakutan.

“Mana hape, mana hape,” kata RIS menirukan ucapan korban.

Karena berada di bawah ancaman senjata tajam, korban pun tak berkutik. Ia akhirnya hanya bisa pasrah menuruti permintaan si pelaku.

Aksi Beringas Begal di Depok

Namun rupanya komplotan begal yang berulah di Kota Depok ini tidak puas. Mereka juga mengambil sejumlah surat-surat berharga yang digenggam korban, seperti SIM, STNK dan surat penting lainnya.

“Padahal itu surat-surat penting sekali buat saya,” kata RIS mengutip depok24jam.

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Mal di Depok Boleh Dikunjungi Anak di Bawah 12 Tahun, Asal..

Ketika peristiwa itu berlangsung, suasana sedang sepi. Ia pun tak berkutik. Barulah setelah pelaku kabur dirinya berteriak minta tolong. Namun kawanan bandit jalanan tersebut keburu tancap gas.

Menurut penuturan RIS, pelaku begal ini diperkirakan masih berusia remaja.

“Yang satu kayak bocah tanggung, kayak masih seumuran pelajar. Yang satu agak besar,” tutur warga Depok tersebut.

Baca Juga: Ini Batasan Konsumsi Mi Instan, Simak Baik-baik Sebelum Nyesel

Terkait hal itu, korban pun hanya bisa berharap agar polisi bisa segera meringkus para pelaku karena aksinya sangat meresahkan. (rul/*)