Baru Mengaspal, Gaspol Sudah Punya 17 Ribu Rider di Jabodetabek

CEO Gaspol, Lisa Subandi (tengah), DepokToday, pam

DEPOK– Gerakan Anti Susah Pengemudi Ojek Online atau yang populer disebut Gaspol kian melebarkan sayapnya di Indonesia. Ya, bisnis transpportasi berbasis ojek daring atau ojek online itu pun kini sukses menjadi ancaman baru sejumlah perusahaan ojol ternama di tanah air.

CEO Gaspol, Lisa Subandi mengungkapkan, salah satu meningkatnya jumlah rider atau pengemudi atau mitra lantaran Gaspol memiliki perbedaan dengan ojol lainnya. Perbedaan yang sangat menonjol yaitu bonus senilai 7 persen dengan skema mingguan dan bulanan untukm para rider, sebutan untuk driver Gaspol.

“Tujuh persen itu kita bagikan untuk mereka serta aplikatornya 11 persen. Ditambah tabungan yang mereka dapat sebesar dua persen dari trip,” katanya pada wartawan, Selasa 8 Oktober 2019

Kemudian Gaspol bersaing dengan inovasi yang kreatif. Dan rencananya, Gaspol merancang Inovasi baru seperti peralatan helm yang memiliki tiga lampu dan jaket yang bertemakan superhero. Sebagai pelayanan ekstra, diawal saat launching Gaspol memberikan perjalanan gratis kepada penumpang.

“Pokoknya kami berikan banyak kelebihan baik kepada pengemudi maupun penumpang,” ujarnya

Lisa menyebut, Gaspol saat ini sudah berkembang pesat, pasalnya menjadi driver Gaspol sudah di tanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini total driver yang sudah mendaftar di area Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek) telah mencapai 17 ribu orang sedangkan di Depok sebanyak 5 ribu driver.

Dirinya menambahkan, dan jika ingin mendaftar sebagai rider maka akan di arahkan untuk mendaftar BPJS dengan syarat tertentu. Selama ada kecelakaan dalam bekerja dan masih membutuhkan rawat inap menjadi tanggungan BPJS Ketenagakerjaan. Driver juga akan mendapatkan pengganti pendapatan dari mulai perbulan hingga setahun selama masih belum bisa bekerja.

“Kalau mau bergabung di Gaspol kita bisa arahkan ke BPJS Ketenagakerjaan, tetapi dengan syarat seperti yang kita minta.” (kas)