Banyak Kapal Angkatan Laut Asing Ingin Tolong KRI Nanggala

Kapal selam angkatan laut asing (Istimewa)
Kapal selam angkatan laut asing (Istimewa)

JAKARTA- Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto berterimakasih secara khusus atas bantuan langsung yang diberikan oleh Angkatan Laut Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang mengirimkan 2 kapal rescue untuk membantu TNI AL dalam upaya penyelamatan KRI Nanggala-402.

Kala itu, Angkatan Laut RRT bersama Singapura, Malaysia, Australia, dan Amerika Serikat, merespon dengan cepat dan sangat efektif.

“Kami akan selalu mengingat bantuan-bantuan yang telah diberikan disaat kesusahan,” kata Prabowo dilansir dari kemhan.go.id pada Kamis 17 Juni 2021.

Baca Juga: TNI-Polri Gelar Sholat Ghaib untuk Patriot Nanggala 402

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo mewakili nama seluruh rakyat Indonesia saat mengikuti rangkaian pertemuan ASEAN-China Defence Ministers’ Informal Meeting dengan Menhan China, General Wei Fenghe secara virtual.

Prabowo juga menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya dan mendalam atas respon cepat (swift response) dan bantuan nyata (direct tangible assistance), langsung diberikan kepada Indonesia atas kehilangan tragis kapal selam KRI Nanggala 402.

Swift response (respon cepat) dari negara-negara partner telah membuktikan kegunaan dan efektivitas dari ADMM Plus.

Banyak Negara Tawarkan Bantuan Angkatan Laut

Prabowo mengaku, dirinya dihubungi langsung oleh Menteri Pertahanan negara ADMM-Plus untuk menawarkan bantuan dengan cepat dan keprihatinan yang mendalam diantaranya oleh Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Singapura, Republik Rakyat Tiongkok, India, Republik Korea, Jepang dan Federasi Rusia.

Walaupun menurut Menhan, tidak semua tawaran bantuan dapat diterima karena keterbatasan waktu dan jarak.