Banyak Bangunan Bersejarah, Pradi Berambisi Depok Jadi Sorotan Dunia

(Istimewa)

MARGONDA- Sama seperti sejumlah daerah di Indonesia, Kota Depok pun tak terlepas dari pengaruh Belanda pada masa penjajahan dulu. Hal itu dibuktikan dengan masih berdirinya beberapa bangunan tua khas kolonial di kota tersebut.

Keberadaan bangunan bersejarah itu paling banyak di temui di kawasan Depok Lama, atau sekitaran Jalan Pemuda, Jalan Siliwangi dan Jalan Kamboja, di Kecamatan Pancoran Mas.

Beberapa di antaranya adalah Rumah Sakit Harapan, Jembatan Panus, SDN 2 Pancoran Mas, Gereja Immanuel, tiang telepon di Jalan Kartini, rumah Presiden Depok, makam Kamboja dan rumah tua Cimanggis peninggalan Gubernur VOC.

Dengan sejumlah warisan cagar budaya tersebut, Depok pun memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata. Hal itu diungkapkan oleh calon Wali Kota Depok, Pradi Supriatna.

“Tentu ini menjadi keinginan kita semua, keinginan Depok untuk menjadi lebih baik lagi,” katanya, Selasa 29 September 2020

Gedung Pemerintahan Depok pada masa penjajahan yang kini menjadi RS Harapan (Istimewa)

 

Pradi menyebut, sejumlah wilayah yang masih memiliki bangunan bersejarah bisa menjadi kawasan kota tua yang sarat akan nilai sejarah. Menurutnya itu penting, karena selain mampu mendokrak perekonomian juga sebagai sarana edukasi bagi generasi bangsa.

“Potensi itu (wisata cagar budaya) ada. Banyak rumah-rumah tua peninggalan Belanda yang berdiri disana. Ini potensi besar, berpeluang tidak hanya ditingkat lokal, atau level nasional, tapi bisa pada level internasional,” ujarnya

Pradi menambahkan. “Jika dikelola dengan baik, ini bisa jadi event perjalanan-perjalanan wisata dunia dan itu tidak menutup kemungkinan.”

Untuk diketahui, pada Pilkada tahun ini, Pradi yang merupakan petahana dari Gerindra itu berpasangan dengan Afifah Alia yang berlatar belakang seorang pengusaha, kader P-DIP. Mereka mendapat nomor urut satu dengan dukungan 12 partai politik di Kota Depok. (riz/*)