Bantu TNI, Hansip Ini Bikin Dua Komandan OPM Tak Berkutik

Ilustrasi TNI buru OPM (Foto: Istimewa)
Ilustrasi TNI buru OPM (Foto: Istimewa)

DepokToday- TNI hingga kini masih terus memburu pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Satu persatu dari pelaku gerakan separatis itu pun akhirnya berhasil ditangkap. Terbaru, yang berhasil membekuknya malah petugas hanship.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com pada Kamis 9 September 2021, dilaporkan jajaran TNI dari Koramil Batom, Papua berhasil membekuk dua pasukan OPM dengan bantuan hansip.

Bahkan, senjata dari dua anggota OPM itu juga turut diamankan pada Selasa 7 September 2021.

Dikutip dari Infokomando, dua pasukan OPM itu yakni Yulian Urobmabin (33) warga Distrik Kiwirok dengan jabatan Kanit Intelijen Kodap dan Kapol Uropmabin (42) warga Distrik Kiwirok.

Baca Juga: Berkaca dari Kasus Lapas Tangerang, Kondisi Rutan Depok Jadi Sorotan

Hanship bantu tangkap OPM (Foto: Istimewa)
Hanship bantu tangkap OPM (Foto: Istimewa)

Setelah ditangkap dua pasukan OPM tersebut dibawa ke Desa Batom menggunakan dua perahu dengan jarak 7 kilometer.

Dari dua pasukan intelijen OPM itu, Koramil Batom berhasil mengamankan sejumlah senjata dan amunisi.

Diserbu TNI, OPM Mulai Berkoar

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali menantang TNI-Polri untuk melakukan perang terbuka. Terkait hal itu, mereka pun mengimbau agar masyarakat sipil segera pergi dari Maybrat.

Pernyataan itu dilontarkan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. Ia meminta masyarakat sipil meninggalkan wilayah tersebut dan berpindah ke Kota Sorong.

“Kami berikan peringatan kepada masyarakat imigran, orang Indonesia yang ada di wilayah perang sekarang, di wilayah Kodap 4 Sorong untuk segera tinggalkan wilayah itu dan pindah ke Kota Sorong, wilayah itu perang tidak akan berhenti,” katanya dikutip dari CNNIndonesia pada Rabu 8 September 2021.

Sebby mengingatkan, pihaknya akan semakin gencar melakukan perang dengan militer Indonesia. Ia mencontohkan, kontak senjata yang terjadi Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Maybarat, Papua Barat pada Minggu 5 September 2021. (rul/*)

Baca selengkapnya di sini: https://depoktoday.hops.id/ultimatum-warga-sipil-opm-jadikan-maybrat-lokasi-perang-dengan-tni/