Bantu Teman Tagih Hutang, FAS Dikeroyok Hingga Koma

Kapolsek Sawangan, Ajun Komisaris Polisi Meltha Mubarak (kiri) saat rilis kasus pengeroyokan yang dilatarbelakangi hutang piutang, Selasa 16 November 2021. (Depoktoday.com)
Kapolsek Sawangan, Ajun Komisaris Polisi Meltha Mubarak (kiri) saat rilis kasus pengeroyokan yang dilatarbelakangi hutang piutang, Selasa 16 November 2021. (Depoktoday.com)

DepokToday – Niat hati membantu rekannya menagih hutang, FAS malah menjadi sasaran amukan penghutang di Jalan Pelopor 2, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari.

FAS mengalami luka parah dibagian kepalanya dan belum sadarkan diri alias koma di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Kapolsek Sawangan, Ajun Komisaris Polisi Meltha Mubarak mengatakan, peristiwa itu bermula saat FAS membantu rekannya MH menagih hutang kepada FS (51).

“FAS ini perannya hanya membantu menagih, sementara yang punya hutang adalah FS kepada MH,” kata Mubarak kepada wartawan, Selasa 16 November 2021.

Mubarak mengatakan, FS yang saat itu sedang berada dirumah kontrakannya di jalan Pelopor 2 bersama temannya ART (41) didatangi FAS dan MH untuk menagih hutang yang tak kunjung dibayar.

Saat hendak menagih, rekan FS yakni ART mengeluarkan senjata tajam jenis samurai untuk menakuti FAS dan MH. Bukannya takut, FAS mengambil senjata tajam yang serupa dari rumahnya.

“Sempat terjadi cekcok sebelumnya hingga akhirnya FS dibantu ART, memukul FAS dengan besi dan senjata tajam,” kata Mubarak.

Mubarak mengatakan, FS terlilit hutang kepada MH senilai Rp 5 juta dan sudah lebih dari 4 bulan tak kunjung dibayarkan.

“Sudah lebih dari 4 bulan, FS tidak membayar, maka MH mengajak temannya FAS untuk menagihnya,” kata Mubarak.

Akibat peristiwa itu, Mubarak mengatakan, FAS mengalami luka parah dibagian kepala dan bibirnya yang diduga akibat sabetan senjata tajam dan benda tumpul.

“Pelaku dan barang bukti berupa dua buah samurai dan satu besi sudah kita amankan,” kata Mubarak. “Tersangka terancam Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana penjara diatas 5 tahun penjara.” (ade/*)